Aceh, IDN Times - Penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh meningkat sebanyak 500 persen pasca bencana banjir bandang di wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hal tersebut disampaikan General Manager AirNav Indonesia Cabang Banda Aceh, Anton Perangin-Angin.
"Sebelum periode masa Nataru, penerbangan reguler yang kami layanan di Banda Aceh dan sekitarnya yakni 25 sampai 30 penerbangan per hari, saat ini rata-rata 80 sampai 100 penerbangan," kata Anton, Selasa (30/12/2025).
