Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengamat: Airin Maju Sebagai Bentuk Perlawanan Dinasti Atut ke Golkar
Bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Banten, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi di kantor DPP PDIP (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Serang, IDN Times - Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Leo Agustino menilai tetap majunya Airin Rachmi Diany di Pilgub Banten merupakan bentuk perlawanan keluarga mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terhadap DPP Golkar.

Pasalnya, DPP Partai Golkar tidak mendukungnya di Pilgub Banten. Golkar malah memberikan rekomendasi dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung pasangan Andra Sono - Dimyati Natakusumah.

"Ini saya baca sebagai bentuk pembangkangan dari keluarga (Atut) terhadap keputusan ketua umum meskipun itu hak warga negara, tetapi warga negara yang dimaksud ini, dia terikat dengan kode etik partai," kata Leo, Senin (26/8/2024).

1. Leo menilai, keluarga Ratu Atut masih punya pengaruh besar ke mesin Golkar di Banten

Tatu memeluk Airin (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Leo meyakini mesin partai Golkar akan bergerak membantu pemenangan Airin-Ade Sumardi ketimbang Andra Soni di Pilgub Banten. Sebab, keluarga Ratu Atut memiliki pengaruh besar terhadap Partai Golkar di Provinsi Banten.

"Justru saya tidak yakin itu akan dijalankan Golkar Banten untuk memenangkan Andra Soni-Dimyati," katanya.

2. Nama Airin masih dieluk-elukkan oleh kader dan simpatisan Golkar

IDN Times/Muhamad Iqbal

Hal itu terbukti saat deklarasi Airin-Ade oleh PDIP di Tangerang pada Minggu (25/8/2024), petinggi hingga simpatisan Golkar Banten masih mengeluk-elukkan nama Airin. Meskipun Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah mengklaim itu bagian dari dukungan keluarga.

"Tapi kalau lihat misalkan siapa-siapa yang datang, ya kita bisa paham bahwa itu bukan hanya keluarga (tapi kader dan simpatisan Golkar)," katanya.

3. Ada juga dugaan Golkar bermain dua kaki di Pilgub Banten

Dok. Istimewa/tim Andra Soni

Leo juga membaca ada upaya Golkar untuk main dua kaki di Pilgub Banten. Di satu sisi masih ingin memiliki hubungan baik dengan KIM Plus, di sisi lain memperhitungkan bahwa kadernya Airin memiliki kans tinggi untuk memenangkan kontestasi, sebab di beberapa survei nama Airin tertinggi.

"Saya pikir Golkar itu pemain lama yang licin yang lihai dan tahu bagaimana menempatkan diri sebagai sebuah partai besar," katanya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPD Golkar Banten Bahrul Ulum mengaku, Golkar Banten akan patuh terhadap kebijakan partai yang memutuskan untuk mengusung Andra Soni - Dimyati di Pilgub Banten.

Tarkait nasib Airin usia memilih bersedia dipinang PDIP, ia menyerahkan ke DPP Golkar. "Secara kepartaian akan ikut kebijakan DPP," katanya.

Editorial Team