Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250806-WA0011.jpg
TPA Cipeucang sudah overkapasitas (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Intinya sih...

  • Pemkot Tangsel masih menyelesaikan beberapa urusan teknis, termasuk penyaluran KDN kepada warga terdampak.

  • Pemkot Tangsel menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelola sampah di Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk mengatasi keterbatasan TPA Cilowong.

  • Pengangkutan sampah dari Tangsel ke TPA Cilowong masih dilakukan secara terbatas dan bersifat uji coba, dengan pengiriman sekitar 50 ton sampah per hari menggunakan 10 armada truk.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times – Pengangkutan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang, Banten, hingga kini masih dilakukan secara terbatas dan bersifat uji coba. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses penyelesaian kompensasi dampak negatif (KDN) yang masih berjalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatullah mengatakan, selama masa uji coba pihaknya baru mengirim sekitar 50 ton sampah per hari ke TPA Cilowong dengan menggunakan 10 armada truk.

“Ke TPA Cilowong itu tiap malam kami kirim, tapi sementara masih 10 truk karena masih uji coba,” ujar Bani saat dihubungi, Senin (12/1/2026).

1. Pemkot Tangsel masih menyelesaikan beberapa urusan teknis

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Bani Khosiatullah (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Menurut Bani, pengangkutan belum bisa dilakukan secara maksimal lantaran proses administrasi dan penyaluran KDN kepada warga terdampak masih belum tuntas. “Belum maksimal, karena KDN-nya masih dalam proses,” jelasnya.

Terkait penyaluran kompensasi tersebut, Bani menyebut kewenangan berada di Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat. DLH Tangsel, kata dia, hanya menyalurkan dana KDN ke instansi terkait.

“Yang menyalurkan itu dari Kota Serang. Kita menyalurkan ke dinasnya, nanti dinas yang menyalurkan ke warga,” ungkapnya.

2. Pemkot Tangsel kini jalin kerja sama dengan perusahaan di Bogor

Gunungan sampah yang ada di Jalan Raya Otista, Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (6/1/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Sambil menunggu proses kerja sama dengan TPA Cilowong berjalan optimal, Pemkot Tangsel juga menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan pengelola sampah di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Perusahaan tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 200 ton sampah per hari.

Meski belum mampu menampung seluruh volume sampah Tangsel yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari, Bani memastikan upaya penanganan sampah tetap dilakukan secara bertahap agar layanan kebersihan kota tidak terhenti.

“Pengangkutan memang belum di semua titik, tapi dipastikan pengangkutan tetap dilakukan setiap hari. Kalau tidak, tentu akan menimbulkan masalah baru,” kata dia.

Editorial Team