Talkshow Blu by BCA Digital di BCA Expoversary 2026 di ICE BSD (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Yoga mengungkapkan, saat ini pengguna blu by BCA Digital juga bisa mengatur pengeluaran setiap bulannya. Dimana, terdapat fitur bluSaving yang memisahkan antara uang yang bisa dipakai untuk pengeluaran, uang yang digunakan untuk simpanan, dan juga investasi.
"Sehingga, pengguna blu bisa lebih mengatur cashflow dengan terukur," ungkapnya.
Adapun, Yoga mengungkapkan, pada tahun 2025, pengguna blu mencapai lebih dari 3 juta orang dengan mencatatkan laba bersih Rp213,4 miliar. Pertumbuhan profitabilitas yang hampir dua kali lipat ini berjalan selaras dengan kepercayaan masyarakat yang kian menebal, terbukti dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 22 persen menjadi Rp14,3 triliun.
"Kami tentunya terus menargetkan nasabah yang berkualitas, di mana target nasabah baru tentu masih ada, tapi yang terpenting adalah nasabah yang aktif bertransaksi," ungkapnya.
Sinergi dalam ekosistem Grup BCA juga memungkinkan BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp8,6 triliun atau naik 31 persen dan mencetak pendapatan operasional Rp1,5 triliun atau naik 38 persen bagi lebih dari 3 juta nasabahnya. Salah satu layanan kredit yakni bluExtraCash yang bisa menawarkan pinjaman tunai hingga Rp50 juta.
"Sebagai bank digital, tentunya kami selalu menerapkan literasi digital kepada nasabah, sehingga fasilitas ini digunakan bukan untuk hal konsumtif tetapi sebagai dana darurat, makanya tingkat NPL (non-performing loan) di kami masih di bawah 2 persen, ini masih dalam kategori baik standar pemerintah itu 5 persen," jelasnya.