Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 29 Persen di Awal WFA
ilustrasi KRL (IDN Times/Herka Yanis)

  • Jumlah penumpang KRL Jabodetabek turun 29 persen pada hari pertama kebijakan WFA menjelang libur lebaran, meski aktivitas di stasiun utama masih cukup ramai.
  • Selama Ramadan, total pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai lebih dari 24 juta orang, dengan Stasiun Manggarai dan Tanah Abang menjadi titik transit tersibuk.
  • KAI Commuter tetap mengoperasikan ribuan perjalanan harian, namun layanan Commuter Line Merak dibatasi hanya sampai Cilegon selama periode 13–20 Maret 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times — Jumlah penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek masih terpantau cukup ramai pada hari pertama kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang libur lebaran 2026. Meski demikian, volume pengguna tercatat menurun dibandingkan hari kerja normal.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, hingga Senin (16/3/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 323.455 pengguna telah menggunakan layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek.

“Pengguna Commuter Line masih terpantau cukup ramai di stasiun-stasiun pemberangkatan untuk menuju tempat aktivitasnya sehari-hari. Hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 323.455 pengguna yang naik Commuter Line,” kata Karina.

1. Penurunan jumlah penumpang akibat kebijakan WFA

suasana penumpang turun dari krl. (Antara Foto/Fauzan)

Menurutnya, jumlah tersebut turun sekitar 29 persen dibandingkan Senin pada pekan sebelumnya sebelum kebijakan WFA diberlakukan. Penurunan ini disebut berkaitan dengan kebijakan kerja fleksibel menjelang libur Idul Fitri.

Dari pantauan IDN Times hingga pukul 10.00 WIB, sejumlah stasiun keberangkatan utama masih mencatat volume penumpang yang cukup tinggi. Di Stasiun Bogor tercatat lebih dari 22 ribu pengguna naik Commuter Line. Sementara di Stasiun Citayam terdapat 18.385 pengguna dan di Stasiun Bekasi sebanyak 18.143 pengguna. Adapun di Stasiun Tangerang tercatat 10.175 pengguna dan di Stasiun Sudimara sebanyak 10.282 pengguna.

Selama 25 hari Ramadan sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat mencapai 24.222.911 orang. Sementara itu, layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta mencatat 162.393 pengguna dan Commuter Line Merak sebanyak 252.501 pengguna selama periode yang sama.

2. Jalur Merak hanya sampai Cilegon selama musim mudik

Penumpang di Pelabuhan Merak di masa Angkutan lebaran 2025 (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)

Adapun stasiun transit utama juga mencatat volume penumpang yang cukup tinggi selama Ramadan. Di Stasiun Manggarai rata-rata terdapat sekitar 150 ribu pengguna transit setiap hari. Sementara di Stasiun Tanah Abang tercatat sekitar 136 ribu pengguna dan di Stasiun Duri sekitar 80 ribu pengguna per hari.

Memasuki masa angkutan lebaran, KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek setiap hari serta 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.

Namun khusus layanan Commuter Line Merak pada periode 13 hingga 20 Maret 2026 hanya beroperasi sampai Stasiun Cilegon. Bagi pengguna yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Krenceng maupun Stasiun Merak akan disediakan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon.

Karina juga mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk tetap mematuhi aturan selama perjalanan, menjaga barang bawaan, serta mengawasi anak-anak demi keselamatan bersama.

Editorial Team