Petugas kebersihan mengangkut sampah pasca banjir di Kota Tangerang (dok. Pemkot Tangerang)
Sebanyak 195 petugas kebersihan diterjunkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terbawa banjir dan membersihkan lingkungan permukiman warga, fasilitas umum, serta ruas jalan yang terdampak. Petugas DLH Kota Tangerang sudah turun sejak 22 Januari lalu atau hari kejadian banjir besar. "Namun, sejak Minggu (25/1) hingga saat ini petugas fokus mengangkut sampah sisa banjir disejumlah wilayah yang sudah surut,” papar Wawan Fauzi, Kepala DLH Kota Tangerang.
Ia menjelaskan, DLH Kota Tangerang juga mengerahkan armada pendukung berupa 15 unit dump truk dan 12 unit bentor guna mempercepat proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Mulai dari Ciledug, Larangan, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, hingga Periuk yang saat ini masih tergenang.
“Penanganan sampah pascabanjir menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya penyakit dan mengembalikan kebersihan lingkungan warga,” katanya.
Pembersihan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk, saluran air, serta titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah pascabanjir. DLH Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Meski banjir mulai surut, potensi tumpukan sampah cukup besar. Karena itu, petugas kami terus bergerak di lapangan agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” tambahnya.