Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Rekayasa Lalu Lintas, Dampak Kecelakaan Kereta Bandara di Poris
Truk pengangkut sekoci tertemper kereta Bandara Soetta di dekat Stasiun Poris (dok. Warga)
  • Kecelakaan antara kereta bandara No. 805–806A dan truk trailer terjadi di perlintasan dekat Stasiun Poris, Tangerang, Jumat pagi sekitar pukul 06.05 WIB.
  • Polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan di Jalan Maulana Hasanudin untuk mengurai kemacetan akibat insiden tersebut.
  • Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, dan KAI Commuter menyediakan transportasi pengganti bagi penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kecelakaan terjadi antara kereta bandara No. 805–806A dengan truk trailer di perlintasan dekat Stasiun Poris, yang menyebabkan penutupan sementara Jalan Maulana Hasanudin dan penerapan rekayasa lalu lintas oleh kepolisian.
  • Who?
    Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari selaku Kapolres Metro Tangerang Kota memimpin penanganan di lokasi, bersama petugas kepolisian dan instansi terkait. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memberikan keterangan resmi.
  • Where?
    Insiden terjadi di perlintasan kereta dekat Stasiun Poris, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Rekayasa lalu lintas diberlakukan di sekitar Jalan Maulana Hasanudin dan jalur penghubung menuju Cipondoh serta Jakarta.
  • When?
    Kecelakaan berlangsung pada Jumat sekitar pukul 06.05 WIB. Penanganan dan pengalihan arus kendaraan dilakukan segera setelah kejadian untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
  • Why?
    Kecelakaan disebabkan oleh tabrakan antara kereta bandara dengan truk trailer di perlintasan rel. Penutupan jalan dilakukan untuk memastikan keamanan serta kelancaran proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas.
  • How?
    Petugas melakukan pengalihan arus kendaraan melalui beberapa rute
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota melakukan rekayasa lalu lintas, setelah ada kecelakaan lalu lintas antara kereta bandara No. 805–806A dengan kendaraan truk trailer terjadi di perlintasan dekat Stasiun Poris, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat sekitar pukul 06.05 WIB.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan, insiden kecelakaan kereta tersebut mengakibatkan Jalan Maulana Hasanudin tidak dapat dilintasi sementara waktu, demikian dikutip dari ANTARA pada Jumat (20/2/2026).

Petugas dari Polres Metro Tangerang Kota bersama instansi terkait langsung melakukan pengaturan dan pengalihan arus kendaraan untuk mengurai kemacetan di lokasi kejadian.

1. Catat, berikut rekayasa lalu lintasnya ya

Ilustrasi polisi mengatur lalu lintas. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Adapun rekayasa lalu lintas yang diberlakukan yakni kendaraan dari arah Jakarta (Jalan Daan Mogot) menuju Cipondoh melalui Jalan Maulana Hasanudin dialihkan di Pertigaan Ampera menuju Jalan Jenderal Sudirman selanjutnya ke Jalan KH Hasyim Ashari.

Kendaraan dari arah Cipondoh (Jalan KH Hasyim Ashari) menuju Jalan Daan Mogot (Batuceper/Jakarta) dialihkan melalui Jalan Benteng Betawi – Jalan Jenderal Sudirman.

Kendaraan dari Jalan Benteng Betawi yang akan menuju Jakarta melalui Jalan Maulana Hasanudin dialihkan melalui Jalan KH Hasyim Ashari – TL Gondrong – Jalan H Mansyur – Jalan KH Ahmad Dahlan.

2. Tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut

Truk pembawa sekoci tertemper kereta Bandara Soetta di dekat Stasiun Poris (dok. Warga)

Kapolres mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut sementara waktu dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami mengimbau pengendara untuk tetap tertib, bersabar, serta mematuhi petunjuk petugas demi keselamatan bersama,” kata dia.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda dalam keterangannya menyampaikan tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi.

Bagi pengguna Commuter Line No. 806 yang akan menuju bandara, KAI Commuter menyediakan transportasi pengganti untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Karina menambahkan.

Editorial Team