Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gudang Pestisida di BSD Tangsel Terbakar, Asap Menyengat Sulit Padam (Dok. Damkar Tangsel)
Gudang Pestisida di BSD Tangsel Terbakar, Asap Menyengat Sulit Padam (Dok. Damkar Tangsel)

Intinya sih...

  • Polisi menyelidiki kebakaran gudang pestisida di Tangsel

  • Aliran sungai tercemar akibat cairan pestisida

  • Lima saksi diperiksa, polisi masih selidiki penyebab kebakaran

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times — Polres Tangerang Selatan masih menyelidiki penyebab kebakaran gudang penyimpanan pestisida di kawasan Taman Tekno BSD, Serpong. Insiden tersebut juga berdampak pada pencemaran aliran sungai hingga menyebabkan matinya sejumlah hewan air.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.20 WIB. Polisi kemudian bergerak cepat berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk memastikan api segera padam dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Setelah api padam, kami memasang police line di gudang yang terbakar, yang diduga sebagai sumber api. Kami ketahui gudang tersebut menyimpan barang-barang pestisida,” kata Wira, Selasa (10/2/2026).

1. Polisi juga menyelidiki tercemarnya aliran sungai

Kali di Serpong Memutih Usai Kebakaran Gudang Pestisida (Dok. IDN Times/warga)

Ia menjelaskan, polisi juga menelusuri laporan adanya cairan pestisida yang mengalir ke Sungai Jeletreng hingga bermuara ke Sungai Cisadane. Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangsel, polisi telah mengambil sampel air untuk diuji di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

“Kami juga sudah menerbitkan laporan polisi model A untuk menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana dalam peristiwa ini,” ujarnya.

2. Lima saksi telah diperiksa polisi

Gudang Pestisida di BSD Tangsel Terbakar, Asap Menyengat Sulit Padam (Dok. Damkar Tangsel)

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima saksi, terdiri dari karyawan gudang, manajer, hingga petugas keamanan setempat. Wira mengakui, pencemaran cairan pestisida berdampak pada kematian sejumlah hewan air di sungai.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan kontak langsung dengan air yang tercemar karena pestisida bersifat beracun,” tegasnya.

Terkait penyebab kebakaran, polisi menyatakan masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kerugian material.

Editorial Team