Cilegon, IDN Times - Puncak arus mudik Lebaran gelombang kedua mulai terlihat di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Kamis (19/3/2026). Ribuan kendaraan pribadi memadati kawasan pelabuhan sejak pagi hari, menyebabkan antrean panjang hingga mencapai 5 kilometer.
Kepadatan sudah terjadi sejak dini hari. Berdasarkan pantauan IDN Times, antrean kendaraan terlihat sejak pukul 00.02 WIB hingga 05.00 WIB. Seluruh kantong parkir di tujuh dermaga Pelabuhan Merak dipenuhi kendaraan pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatra.
Puncak Arus Mudik Gelombang 2, Antrean Kendaraan di Merak Capai 5 Km

1. Antrean mengular hingga Jalan Cikuasa Atas
Antrean kendaraan bahkan mengular hingga Jalan Cikuasa Atas. Kemacetan terjadi akibat penerapan sistem buka tutup yang dilakukan kepolisian di sekitar flyover Merak guna mengurai kepadatan arus kendaraan menuju pelabuhan.
Tak hanya di jalur utama, kepadatan juga terjadi di Jalan Cikuasa Bawah. Sejumlah kendaraan terpantau keluar melalui Gerbang Tol Cilegon Barat dan memilih melintasi jalur arteri untuk menghindari antrean panjang di akses utama menuju pelabuhan.
2. Pemudik butuh waktu 2 jam dari gerbang exit Tol Merak ke dalam pelabuhan
Petugas gabungan dari kepolisian dan pihak pelabuhan dikerahkan untuk mengantisipasi kemacetan agar tidak meluas hingga keluar kawasan pelabuhan. Pengaturan lalu lintas dilakukan baik di dalam maupun di luar area Pelabuhan Merak.
Salah satu pemudik asal Jakarta, Aris, mengaku harus menghabiskan waktu hingga dua jam sejak keluar Tol Merak sampai bisa masuk ke area pelabuhan. “Macetnya lumayan lama, hampir dua jam dari keluar tol sampai masuk pelabuhan,” ujarnya.
3. Volume kendaraan naik 17 persen dibanding tahun lalu periode yang sama
Sementara itu, berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, pada periode 18 Maret 2026 tercatat sebanyak 9.279 kendaraan roda empat telah menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung. Jumlah tersebut meningkat sekitar 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7.943 kendaraan.
Lonjakan jumlah kendaraan ini diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. Direktur Utama ASDP Ferry Indonesia, Heru Widodo mengungkapkan volume kendaraan yang melakukan reservasi terus meningkat, bahkan melampaui capaian hari sebelumnya.
"Dan sesuai dengan prediksi kami bahwa puncak mudik itu ada di tanggal 18, meskipun semalam juga terjadi peningkatan, tetapi malam ini jauh lebih besar," kata Heru dalam konferensi pers di halaman Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu malam (18/3/2026).