Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tiga Sekolah di Cilegon Rampung Direnovasi, Siswa Belajar Lebih Aman.
Tiga Sekolah di Cilegon Rampung Direnovasi, Siswa Belajar Lebih Aman (Dok. GNI)

Intinya sih...

  • Renovasi sekolah di Cilegon dilakukan oleh PT Komipo Energy Indonesia dan Gugah Nurani Indonesia untuk mengatasi masalah fasilitas yang tidak memadai.

  • Program renovasi tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga mendorong implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk keamanan siswa.

  • Masyarakat dan pemangku kepentingan berharap program renovasi dapat diperluas untuk membantu lebih banyak sekolah di Cilegon.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cilegon, IDN Times – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon mendapat dorongan baru. PT Komipo Energy Indonesia bersama Gugah Nurani Indonesia (GNI) meresmikan renovasi tiga sekolah dasar yang selama ini mengalami kerusakan cukup serius, mulai dari atap bocor, plafon rusak, hingga instalasi listrik yang membahayakan.

Tiga sekolah tersebut SDN Babakan Turi, SDN Banjarnegara, dan SDN Pekalongan 1 menjadi penerima program renovasi yang berlangsung sejak Oktober hingga November 2025. Total 803 siswa kini menikmati ruang belajar yang lebih aman dan layak.

1. Renovasi menjawab masalah lama fasilitas sekolah di Cilegon

Tiga Sekolah di Cilegon Rampung Direnovasi, Siswa Belajar Lebih Aman (Dok. GNI)

PT Komipo Energy Indonesia menegaskan proyek ini berangkat dari kondisi sejumlah gedung sekolah di Cilegon yang sudah tidak memadai. Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Lee Ho Tae, menyebut pendidikan harus menjadi prioritas masa depan daerah.

“Pendidikan adalah isu penting bagi masa depan wilayah Cilegon. Kami mendukung renovasi sekolah dasar ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak,” ujar Lee dalam keterangan tertulis, Minggu (30/11/2025).

Renovasi dilakukan menyeluruh, mulai dari perbaikan atap, pengecatan, penguatan struktur bangunan, hingga pembangunan tembok penahan tanah. Selain itu, program ini juga mengusung nilai SDGs, khususnya peningkatan pendidikan berkualitas yang aman bagi anak.

2. Tak hanya merenovasi, tapi juga mendorong sekolah aman bencana

Tiga Sekolah di Cilegon Rampung Direnovasi, Siswa Belajar Lebih Aman (Dok. GNI)

Direktur Eksekutif GNI, Fransisca Sianturi, menegaskan program ini tidak hanya memugar gedung, tetapi juga mendorong implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

“Ini bukan sekadar pemugaran bangunan, namun langkah nyata melindungi masa depan anak. Dengan sekolah yang aman, anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan fokus,” katanya.

Peresmian berlangsung di SDN Banjarnegara, dihadiri unsur Pemerintah Kota Cilegon, termasuk Sekda Cilegon Maman Maulidin dan Kepala Dinas Pendidikan Heni Anita Susila.

Para kepala sekolah pun menyampaikan rasa syukur atas kondisi sekolah yang kini jauh lebih layak.

Kepala SDN Pekalongan 1, Sarono mengatakan, plafon ruang guru dan perpustakaan sebelumnya rusak dan membahayakan. Sekarang, lanjutnya, sekolah jauh lebih baik untuk tempat belajar dan mengajar.

3. Harapan lebih banyak sekolah mendapat bantuan

Tiga Sekolah di Cilegon Rampung Direnovasi, Siswa Belajar Lebih Aman (Dok. GNI)

Masyarakat dan pemangku kepentingan berharap program renovasi dapat diperluas mengingat masih banyak sekolah di Cilegon yang membutuhkan perhatian serupa.

Renovasi fasilitas pendidikan menjadi isu penting di Cilegon, terutama untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Editorial Team