Serang, IDN Times - Tim forensik Polda Banten tetap membongkar kuburan Fahrul Abdillah, korban pengeroyokan dua oknum TNI Pratu FS dan MI bersama dua warga sipil lainnya. Pembongkaran dilakukan untuk mendapatkan bukti forensik terkait kasus pengeroyokan itu, agar alat bukti yang diajukan ke persidangan semakin kuat.
Bukti forensik belum didapatkan karena saat kasusnya terungkap, jenazah pemuda 29 tahun itu keburu dimakamkan. Jenazah Fahrul dimakamkan di TPU Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.
Adapun insiden pengeroyokan terjadi di Kota Serang, Banten. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Rabu (16/4/2025) malam.
