Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TNI Bangun Jalan 1,4 Kilometer ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug

Kab. Lebak
3 min read
TNI Bangun Jalan 1,4 Kilometer ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug
TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)
  • TMMD ke-130 membangun jalan 1,4 kilometer selebar 3 meter menuju Situs Megalitikum Lebak Cibedug di Citorek Barat, Lebak, melintasi medan pegunungan terjal.

  • Jalan tersebut menghubungkan dua kecamatan dan diperkirakan memangkas perjalanan sekitar 5 kilometer, mendukung akses pendidikan, angkutan pertanian, serta mobilitas warga.

  • Program 13 Oktober-13 November 2026 juga mencakup lima sumur bor, lima Rutilahu, tembok penahan tanah, dan penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, serta bahaya narkoba.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lebak, IDN Times – Akses menuju Situs Lebak Cibedug di Kelurahan Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi salah satu sasaran pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026.

Melalui program tersebut, TNI akan membangun jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar tiga meter. Pembangunan jalan ini menghubungkan dua kecamatan dan diperkirakan dapat memangkas jarak tempuh sekitar 5 kilometer.

  1. 1. Pembangunan jalan menuju situs megalitikum

    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)
    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)

    Situs Lebak Cibedug diketahui merupakan peninggalan zaman Megalitikum di Banten. Akses menuju kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang dibangun dalam pelaksanaan TMMD ke-130.

    Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, mengatakan pembangunan dilakukan di wilayah pegunungan yang memiliki medan cukup terjal.

    Menurutnya, pemilihan Citorek sebagai lokasi TMMD juga merupakan bagian dari keberlanjutan program pembangunan yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah tersebut.

    “Kenapa (memilih) di Citorek karena ini pernah dilakukan TMMD sebelumnya di Tahun 2016, sehingga bagian dari sebuah rencana yang sudah dilakukan terdahulu, bisa kita lanjutkan kembali,” katanya usai pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Janursadat, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Selasa (13/10/2026).

  2. 2. Ada pembangunan sumur bor hingga rumah tidak layak huni

    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)
    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)

    Selain pembangunan jalan, sejumlah sasaran fisik lainnya disiapkan dalam TMMD ke-130 di Kabupaten Lebak.

    Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, mengatakan program tersebut mencakup pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer, pembangunan lima titik sumur bor, lima titik rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta sejumlah pembangunan fisik berupa tembok penahan tanah (TPT).

    Program TMMD juga mencakup sasaran nonfisik, seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, hingga edukasi mengenai bahaya narkoba.

    “Kami hadir membangun negeri dari desa sesuai tema. Mudah-mudahan TMMD memberikan banyak manfaat. Mohon doa dan dukungan selama pekerjaan, sehingga selama pekerjaan tidak ada hal yang menghambat, bahkan mendapatkan hal-hal baru yang lebih bagus,” ujar Daru.

  3. 3. TMMD berlangsung selama satu bulan

    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)
    TNI Bangun Jalan 1,4 Km ke Situs Megalitikum Lebak Cibedug (Dok. TNI)

    TMMD ke-130 di Kabupaten Lebak dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 13 November 2026 atau selama satu bulan.

    Daru mengatakan waktu pelaksanaan dapat dicadangkan selama satu minggu apabila terdapat kendala, khususnya akibat kondisi cuaca.

    “Apabila nanti ada kendala karena cuaca, kita cadangkan satu mingggu. Jadi pemerintah membangun bersama TNI tujuannya pemerataan pembangunan dan kia mulai dari desa. Apapun hasilnya tolong dijaga dan dimanfaatkan, insyaAllah kalau bagus akan dilanjutkan untuk jadi lokasi TMMD-TMMD berikutnya,” katanya.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengapresiasi pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurut dia, pemerintah daerah tidak dapat melakukan pembangunan sendirian sehingga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI.

    Ia menilai pembangunan akses di kawasan Citorek akan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama karena jalan tersebut menghubungkan dua kecamatan dan dapat menghemat jarak tempuh sekitar 5 kilometer.

    “Kami tentu mengapresiasi Tentara Nasional Indonesia ada porogram TMMD, hari ini hadir langsung Komadan Korem. Ini tentu luar biasa untuk masyarakat, terutama untuk akses pendidikan, angkutan pertanian juga akses anak-anak sekolah ke pusat pendidikan,” pungkasnya.

    Sementara itu, sebagai Dansatgas TMMD ke-130 di Kabupaten Lebak, Letkol Gede menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab atas pelaksanaan program tersebut.

    “Yang terpenting bagi kami adalah memanunggalkan TNI bersama rakyat sehingga apa yang jadi harapan fisik dan nonfisik akan kami maksimalkan. Kami juga memohon dukungan dan doa agar apa yang menjadi tugas kami berjalan sesuai rencana dan harapan masyarakat,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More