Tangerang, IDN Times - Kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan masih menyisakan harapan yang digaungkan oleh keluarga pilot senior yang mengendalikan pesawat tersebut, Captain Andy Dahananto.
Andy yang dikenal 'family man' tersebut memang sudah menjadi tradisi untuk video call dengan sang istri tercinta dan adik-kakaknya pada Jumat, 16 Januari lalu sekitar pukul 08.00 WIB sebelum take-off seperti biasa. Kala itu, Andy menyebut, dia akan bertolak dari Yogyakarta.
"Biasanya setelah landing, dia juga lakukan video call. Itu yang sudah rutin dia lakukan selama puluhan tahun, tidak pernah absen," kata adik Andy, Agus Mahardiyanto, Senin (19/1/2026).
