Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Kota Tangerang, Lapor RT/RW Dulu Sebelum Mudik Ya
Penumpang di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang ( ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
  • Wali Kota Tangerang mengimbau warga yang akan mudik agar melapor ke RT/RW atau pihak keamanan untuk mencegah tindak kriminal di lingkungan tempat tinggal.
  • Pemerintah Kota Tangerang meminta pengaktifan pos ronda dan peningkatan kegiatan siskamling guna menjaga keamanan rumah warga selama libur Lebaran.
  • Polres Metro Tangerang menyiagakan 1.859 personel dan mendirikan tujuh pos pengamanan serta pelayanan untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi bencana saat arus mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Warga Tangerang yang akan mudik diingatkan untuk melaporkan kepada pihak keamanan atau RT/RW setempat. Hal itu untuk mengantisipasi tindak kriminal.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, seluruh lurah dan camat telah diinstruksikan agar berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memberikan keamanan lingkungan. Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui patroli guna mencegah adanya aksi pencurian terhadap rumah kosong. Maka itu pemantauan harus dilakukan berkala.

"Pengawasan ini bukan hal mudah, harus benar - benar dilaksanakan untuk memberikan keamanan kepada warga saat meninggalkan rumahnya untuk mudik," kata Sachrudin, seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu (14/3/2026).

1. Pemkot berharap pos ronda diaktifkan selama musim libur Lebaran

Seorang warga saat mengambil jimpitan ronda yang diletakan di dekat meteran listrik.(IDN Times/Foto : Ilustrasi/Gintirto)

Pemkot Tangerang juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik Lebaran nanti dengan mengaktivasi pos ronda dan sejenisnya untuk mengantisipasi kriminalitas yang merugikan masyarakat.

"Pos ronda melalui kegiatan siskamling perlu ditingkatkan agar setiap orang asing yang masuk ke kawasan pemukiman bisa terpantau dan memberikan keamanan kepada rumah pemudik," ujanrya.

2. Warga juga diminta melapor ke tetangga atau petugas keamanan setempat

ilustrasi perumahan (Dok.Kementerian PUPR)

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menambahkan masyarakat juga diminta untuk melaporkan rumah yang ditinggalkan kepada tetangga maupun pihak keamanan setempat guna mengantisipasi tindak kriminal.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik, dapat menghubungi call center Polri di 110 yang tersedia secara nasional dan bebas pulsa,” kata Kapolres.

Sebanyak 1.859 personel disiagakan untuk mengamankan berbagai titik strategis termasuk mewaspadai potensi bencana alam saat musim lebaran berlangsung. Perlu diketahui, pekan lalu ada 9 kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir. Begitu juga di wilayah Kabupaten Tangerang yang masuk wilayah hukum Polres Metro Tangerang.

Kemudian untuk pengamanan di titik strategis, personel tersebut ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang didirikan selama operasi berlangsung.

“Sebanyak 7 pos kami dirikan, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu, yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” kata Kombes Jauhari.

Editorial Team