Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap
Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Intinya sih...

  • Akibat gangguan KRL, satu-satunya pilihan yang tersisa adalah ojek pangkalan.

  • Untuk jarak sekitar lima kilometer dari Stasiun Maja ke Stasiun Tigaraksa, harus membayar Rp50 ribu.

  • Pantauan IDN Times di Stasiun Maja sekitar pukul 08.00 WIB menunjukkan penumpukan penumpang di area peron dan pintu masuk stasiun.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebak, IDN Times - Kawasan Maja di Kabupaten Lebak kini berkembang pesat sebagai wilayah permukiman perkotaan seiring pertumbuhan sektor properti. Namun, di tengah bertambahnya jumlah penduduk, akses transportasi publik yang andal menuju wilayah Jabodetabek masih terbatas, dan hampir sepenuhnya bergantung pada KRL Commuter Line.

Moda transportasi berbasis jalan dari Maja hanya mengandalkan satu akses utama melalui jalur Maja–Adhiyaksa di Solear, dengan kondisi jembatan di Kampung Panunggulan yang kian memprihatinkan. Jalur ini sempit, berliku, terhubung dengan jarak satu jam perjalanan ke pintu Tol Balaraja yang hanya dapat diakses kendaraan pribadi tanpa dukungan transportasi umum.

Kondisi tersebut terasa semakin berat setelah terjadi gangguan pada jalur KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung di antara Stasiun Maja dan Tigaraksa, Kamis pagi (22/1/2026). Ratusan penumpang tertahan di stasiun, sementara alternatif transportasi nyaris tidak tersedia, terlebih saat hujan.

Alvia, salah satu warga Maja yang hendak berangkat kerja, mengatakan gangguan ini membuatnya kebingungan mencari moda pengganti.

“Di Maja enggak ada transportasi umum lain selain KRL. Saya coba pesan ojek online dan taksi daring, tapi enggak dapat sama sekali. Alasannya juga enggak jelas,” ujar Alvia, Kamis (22/1/2025).

1. Terpaksa naik ojek pangkalan dengan harga mahal

Jalur Longsor, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Cuma Sampai Tigaraksa (Dok. IDN Times/warga)

Dengan kondisi tersebut, satu-satunya pilihan yang tersisa baginya adalah ojek pangkalan. Untuk jarak sekitar lima kilometer dari Stasiun Maja ke Stasiun Tigaraksa, Alvia harus membayar Rp50 ribu. Tarif ini menurutnya memberatkan bagi pengguna KRL harian.

“Biasanya naik KRL jauh lebih murah. Tapi karena enggak ada pilihan, ya terpaksa,” katanya.

2. Penumpang menumpuk di Stasiun Maja

Gunakan Satu Jalur, KRL Petak Maja–Tigaraksa Mulai Normal Bertahap (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Pantauan IDN Times di Stasiun Maja sekitar pukul 08.00 WIB menunjukkan penumpukan penumpang di area peron dan pintu masuk stasiun. Penumpang dari arah Rangkasbitung tak bisa melanjutkan perjalanan karena jalur belum sepenuhnya normal.

Sebelumnya, KAI Commuter menyampaikan adanya gangguan pada Tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Maja dan Tigaraksa. Perjalanan KRL sempat dihentikan sementara sebelum dibuka kembali secara terbatas dengan penggunaan satu jalur dan kecepatan rendah, tapi akhirnya kembali dihentikan dan perjalanan ke arah Stasiun Tanah Abang hanya bisa dari Stasiun Tigaraksa.

KAI Commuter mengimbau pengguna jasa untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan petugas di stasiun hingga perjalanan kembali normal.

Editorial Team