Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok. Pemkot Tangerang
Dok. Pemkot Tangerang

Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota Tangerang mencatatkan peningkatan pada angka transaksi ekspor sebesar 3,2 miliar USD sepanjang Tahun 2024. Berdasarkan data Free on Board (FOB) dari Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) Kota Tangerang menunjukkan, peningkatan transaksi ekspor terjadi secara konsisten dan signifikan, mulai dari 296 juta USD (2021), 508 juta USD (2022), 2,25 miliar USD (2023), dan 3,32 miliar USD (2024).

“Kami berhasil melanjutkan tren positif pertumbuhan ekonomi selama setahun terakhir ini, lonjakan angka transaksi ekspor terjadi sangat signifikkan, bahkan tercatat sebagai yang terbaik dalam lima tahun terakhir,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi.

1. Beberapa produk jadi unggulan untuk ekspor

Dok. Pemkot Tangerang

Ia melanjutkan, capaian peningkatan transaksi ekspor tersebut menandakan tren pertumbuhan perekonomian di Kota Tangerang berjalan produktif. Ada beberapa komoditas unggulan yang selama ini berkontribusi mendongkrak pertumbuhan pertumbuhan perekonomian di Kota Tangerang.

"Mulai dari produk tekstil, kimia, plastik, telekomunikasi, komputer, sampai kelistrikan yang telah menjangkau pasar mancanegara seperti Korea, Thailand, Australia, Malaysia, sampai Vietnam," jelasnya.

2. UMKM juga didorong untuk bisa bersaing di pasar global

Mutiara yang menjadi salah satu komoditas ekspor non tambang dari NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Suli mengungkapkan, tidak hanya industri besar yang terus didorong untuk merambah ke pasar global, pihaknya juga kini tengah melakukan berbagai intervensi untuk membuat UMKM merambah ke pasar ekspor.

“Tidak hanya produksi industri besar, kami juga konsisten mendorong produk industri menengah, kecil, sampai UMKM dapat bersaing di pasar global,” tambahnya.

3. Nilai inflasi Kota Tangerang juga terus turun

Pinterest

Selain itu, Pemkot Tangerang juga mencatatkan konsistensi pengendalian inflasi di sepanjang tahun ini, yakni tercatat indeks angka inflasi di Kota Tangerang telah memenuhi target nasional, yakni hanya sebesar 2,00 persen.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembagunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, keberhaslan pengendalian indeks angka inflasi membuktikan stabilitas perekonomian di Kota Tangerang berjalan matang. Tidak hanya itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang juga mencatat indeks angka inflasi mengalami penurunan signifikan dibandingkan rata-rata pada tahun sebelumnya, yakni 4,56 persen (2022) dan 3,17 persen (2023).

“Kami selama ini berkomitmen menurunkan angka inflasi secara maksimal, bahkan berdasarkan catatan terkini, indeks inflasi di Kota Tangerang telah memenuhi target nasional di skala 2,5 persen plus minus 1 persen (1,5-3,5 persen) dengan hanya sebesar 2,0 persen,” ujar Ruta.

Editorial Team