IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Hingga saat ini, kata Iskandar, tiket yang sudah terjual sebanyak 21 ribu. Pihaknya menargetkan,50 ribu pengunjung dari berbagai kalangan bisa datang, dan menikmati pameran helikopter terbesar se-Asia tersebut.
"Tiket bisa dibeli di website resmi Hexia www.heliexpoasia.co.id, karcis.id, ataupun melalui media sosial Hexia @heliexpoasia.id, atau bisa on the spot namun kuota terbatas," kata Iskandar.
Sementara itu CEO Whitesky Aviation sekaligus sebagai Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, mengatakan pameran ini menjadi ajang berkumpulnya berbagai pelaku industri penerbangan dari seluruh dunia, termasuk sekolah penerbangan dan manufaktur ternama seperti Bell Helicopters, Airbus Helicopters, dan Leonardo Helicopters. Serta beberapa operator operator penerbangan helikopter dalam dan luar negeri.
“Heli Expo ini akan menjadi ajang untuk pameran para manufaktur untuk bisa memberikan kesempatan memperkenalkan produk-produk helikopter ini kepada pengguna jasa yang ada di Indonesia,” kata Denon.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepualauan yang penduduknya lebih dari 270 juta jiwa dengan berbagai macam sektor industri yang membutuhkan helikopter, memang sebaiknya menjadi negara yang mengedepankan industri helikopter.
Melihat potensi yang begitu besar, kata Denon, populasi helikopter di Indonesia ini kalau berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Perhubungan dan INACA itu sekitar 100 unit.
“Hal ini sangat membutuhkan kebijakan pemerintah, saya berharap dukungan pemerintah yang selama ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berkelanjutan sehingga industri Helikopter di Indonesia ini tunbuh dengan baik dan cepat,” harap Denon.