Pandeglang, IDN Times - Keluarga Surakman menyatakan masih menyimpan harapan agar tujuh korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan dapat segera ditemukan.
Yayat, anak Surakman mengatakan, keluarganya terus mendoakan dua anak buah kapal (ABK) dan lima jurnalis yang masih dalam pencarian.
"Selalu berdoa mudah-mudahan dua ABK yang belum ditemukan, terus lima jurnalis yang belum ditemukan, mudah-mudahan dapat ditemukan. Semoga dalam keadaan apa pun, kita harapkan juga dalam keadaan selamat," kata Yayat usai pemakaman Surakman di Carita, Kamis (24/9/2026).
Jurnalis dan Kru Kapal Masih Hilang, Keluarga Surakman Doakan Segera Ditemukan

1. Surakman dan 2 ABK hilang merupakan kerabat dekat
Menurutnya, keluarga Surakman memiliki hubungan kekerabatan dengan sejumlah korban, termasuk Kapten dan ABK speedboat Arupadhatu 1. Karena itu, keluarga turut merasakan penantian yang dialami keluarga korban lainnya.
"Tapi apa pun itu, kita serahkan. Kita selalu berdoa sama keluarga juga. Kan ABK juga sama, masih saudara, kapten pun masih saudara. Jurnalis sama saja, kita doakan semuanya cepat ketemu," ujarnya.
2. Surakman dikenal sebagai sosok sederhana, tak banyak bicara
Di mata keluarga, Surakman dikenal sebagai sosok sederhana dan tidak suka mengeluh. Ia juga disebut lebih banyak menunjukkan kepedulian melalui aktivitas bersama masyarakat dibanding berbicara.
"Kalau almarhum bapak, maksudnya orangnya dia mah enggak suka ngeluh. Enggak suka banyak bicara orangnya. Di masyarakat juga enggak banyak komentar, sama orang sepadan lah gitu, gotong royong sama masyarakat," tutur Yayat.
Menurut Yayat, ayahnya merupakan pribadi yang tidak banyak bicara. "Enggak terlalu banyak omong dia mah, ditanya saja kalau orang nanya, kalau enggak ditanya ya gitu. Jadi enggak banyak omong, enggak banyak masalah," katanya.
3. Surakman dimakamkan di TPU Ki Demang
Surakman, adalah salah satu dari delapan orang hilang yang berada di speedboat Arupadhatu 1 saat hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).
Jenazah dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir menggunakan peti. Tangis keluarga pecah saat prosesi pemakaman berlangsung. Surakman diantar oleh keluarga dan ratusan masyarakat Carita yang turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Keluarga Jurnalis Hilang Minta SAR Perpanjang Pencarian di Sejumlah Pulau24 Sep 2026, 13:08 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Surakman, Kru Kapal Bawa Jurnalis Hilang Ditemukan di Perairan Enggano23 Sep 2026, 13:21 WIB