Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jurnalis dan Kru Kapal Masih Hilang, Keluarga Surakman Doakan Segera Ditemukan
Anak Surakman, Yayat saat di Polda Banten (Dok. Khaerul Anwar)
  • Keluarga Surakman terus mendoakan dua ABK dan lima jurnalis yang masih hilang setelah speedboat Arupadhatu 1 putus kontak di Perairan Selat Sunda.
  • Yayat menyebut keluarga Surakman memiliki kekerabatan dengan kapten dan ABK kapal, sehingga turut merasakan penantian keluarga korban lain serta berharap semua segera ditemukan.
  • Surakman, salah satu dari delapan orang hilang, dimakamkan di TPU Ki Demang, Carita, Pandeglang, diiringi keluarga dan ratusan warga yang memberikan penghormatan terakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pandeglang, IDN Times - Keluarga Surakman menyatakan masih menyimpan harapan agar tujuh korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan dapat segera ditemukan.

Yayat, anak Surakman mengatakan, keluarganya terus mendoakan dua anak buah kapal (ABK) dan lima jurnalis yang masih dalam pencarian.

"Selalu berdoa mudah-mudahan dua ABK yang belum ditemukan, terus lima jurnalis yang belum ditemukan, mudah-mudahan dapat ditemukan. Semoga dalam keadaan apa pun, kita harapkan juga dalam keadaan selamat," kata Yayat usai pemakaman Surakman di Carita, Kamis (24/9/2026).

1. Surakman dan 2 ABK hilang merupakan kerabat dekat

Prosesi pemakaman Surakman, ABK Arupadhatu 1 (Dok. Khaerul Anwar)

Menurutnya, keluarga Surakman memiliki hubungan kekerabatan dengan sejumlah korban, termasuk Kapten dan ABK speedboat Arupadhatu 1. Karena itu, keluarga turut merasakan penantian yang dialami keluarga korban lainnya.

"Tapi apa pun itu, kita serahkan. Kita selalu berdoa sama keluarga juga. Kan ABK juga sama, masih saudara, kapten pun masih saudara. Jurnalis sama saja, kita doakan semuanya cepat ketemu," ujarnya.

2. Surakman dikenal sebagai sosok sederhana, tak banyak bicara

Prosesi pemakaman Surakman, ABK Arupadhatu 1 (Dok. Khaerul Anwar)

Di mata keluarga, Surakman dikenal sebagai sosok sederhana dan tidak suka mengeluh. Ia juga disebut lebih banyak menunjukkan kepedulian melalui aktivitas bersama masyarakat dibanding berbicara.

"Kalau almarhum bapak, maksudnya orangnya dia mah enggak suka ngeluh. Enggak suka banyak bicara orangnya. Di masyarakat juga enggak banyak komentar, sama orang sepadan lah gitu, gotong royong sama masyarakat," tutur Yayat.

Menurut Yayat, ayahnya merupakan pribadi yang tidak banyak bicara. "Enggak terlalu banyak omong dia mah, ditanya saja kalau orang nanya, kalau enggak ditanya ya gitu. Jadi enggak banyak omong, enggak banyak masalah," katanya.

3. Surakman dimakamkan di TPU Ki Demang

Prosesi pemakaman Surakman, ABK Arupadhatu 1 (Dok. Khaerul Anwar)

Surakman, adalah salah satu dari delapan orang hilang yang berada di speedboat Arupadhatu 1 saat hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).

Jenazah dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir menggunakan peti. Tangis keluarga pecah saat prosesi pemakaman berlangsung. Surakman diantar oleh keluarga dan ratusan masyarakat Carita yang turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article