Ilustrasi PDAM (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pengelola juga diminta rutin memeriksa kualitas air baku, termasuk parameter kimia dan mikrobiologi. Pemeriksaan harian terhadap pH, TBS dan sisa klor juga perlu dilakukan. Distribusi air dari instalasi pengolahan air atau WTP baru dapat kembali beroperasi setelah hasil uji laboratorium memenuhi persyaratan dan perbaikan teknis diverifikasi oleh perangkat daerah di Kota Tangsel.
Fitria juga mengingatkan warga untuk rutin membersihkan tandon air di rumah.
“Adapun untuk warga edukasi untuk tandon di rumah harus sering dibersihkan. Masak, mandi dan sikat gigi tidak digunakan,” papar Fitria Oriza.
Sementara itu, PT Arfa Putra Soegama selaku penjual jaringan air di Serpong Lagoon mengakui telah melakukan pengujian laboratorium.
Namun, perusahaan menyebut hasil pengujiannya menunjukkan kadar E. coli di bawah angka 150.
PT Arfa Putra Soegama mengklaim penurunan kualitas baku mutu air terjadi akibat musim kemarau. Sementara terkait keberadaan bakteri E. coli, perusahaan menduga kontaminasi berasal dari jaringan pipa yang mengalirkan air ke rumah-rumah warga.