Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kejiwaan Pembunuh Ayah Kandung di Pandeglang Diperiksa

Kota Serang
Kejiwaan Pembunuh Ayah Kandung di Pandeglang Diperiksa
Dok. Istimewa/polsekpulosari
Share Article

Serang, IDN Times - Polisi belum menetapkan Johari (25), pelaku pembunuhan ayah kandung sendiri secara sadis di Kabupaten Pandeglang sebagai tersangka. Polisi masih membutuhkan hasil pemeriksaan kejiwaan Johari.

Sebelumnya, pelaku memiliki rekam jejak mengalami gangguan jiwa, setelah dia membunuh ayah kandungnya, Rasim (55) dengan batu. 

  1. 1. Pelaku dibawa ke RSJ untuk pemeriksaan kesehatan jiwa

    Dok. Istimewa/polsekpulosari
    Dok. Istimewa/polsekpulosari

    Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Zhia Ul Archam mengatakan, saat ini penyidik tengah membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan Grogol, Jakarta Barat untuk memastikan kesehatan jiwa pelaku. Sebab, hal ini bakal jadi pertimbangan pertimbangan kepolisian.

    "Hasil pemeriksaan ahli bakal jadi pertimbangan kami yang bersangkutan layak atau tidak untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan," kata Zhia saat dikonfirmasi, Kamis (30/5/2024).

  2. 2. Keterangan saksi, pelaku kerap buat warga resah

    Ilustrasi kasus pembunuhan. IDN Times/Cije Khalifatullah
    Ilustrasi kasus pembunuhan. IDN Times/Cije Khalifatullah

    Namun, dari hasil keterangan dari sejumlah saksi dari pihak keluarga dan tetangga, pelaku kerap mengalami kalap atau kambuh ganguan jiwanya sambil menenteng senjata tajam sehingga membuat warga resah.

    "Pelaku sering mengalami amarah, pelaku juga pernah berobat RSJ ke Grogol, tapi sempat dinyatakan sudah mulai membaik," katanya.

  3. 3. Polisi kesulitan saat mintai keterangan pelaku

    Ilustrasi kasus pembunuhan. IDN Times/Sukma Shakti
    Ilustrasi kasus pembunuhan. IDN Times/Sukma Shakti

    Ia pun mengakui, bahwa penyidik sulit melakukan pemeriksaan terhadap pelaku karena, melantur saat dimintai keterangan karena hipotesisnya alami ganguan jiwa.

    "Penyidik sulit melakukan pemeriksaan makanya kami bawa ke ahli," katanya.

    Johari juga diduga sempat menganiaya ibu kandungnya lantaran tidak diberikan uang Rp10 ribu untuk membeli sebungkus rokok. Setelah menganiaya ibu, Johari juga  menghabisi ayah kandungnya sendiri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More