Serang, IDN Times - Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, kerap disebut lebih buruk dibanding Jakarta. Namun, kondisi tersebut belum bisa dipantau secara optimal, lantaran saat ini baru terdapat satu alat pemantauan kualitas udara yang memenuhi standar.
Plt Kepala BBMKG Wilayah II Ana Oktavia Setiowati mengatakan, Tangsel selama ini kerap berada di peringkat pertama pemantauan kualitas udara. Bahkan, kualitas udara di wilayah tersebut disebut berada di atas Jakarta.
Berdasarkan pemantauan IQAir South Tangerang, kualitas udara Tangsel pada Rabu, 7 Oktober 2026, berada di kisaran angka 140–166. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif hingga tidak sehat. "Tangerang Selatan itu memang selalu menduduki peringkat pertama, bahkan di atas dari Jakarta. Tetapi pemantauannya kan baru ada satu yang standar milik Dinas Lingkungan Hidup di Kota Tangerang Selatan," kata Ana, Kamis (8/10/2026).
