Cerita Pemudik di Ciwandan, Hewan Kesayangan Ikut Mudik

- Pemudik motor membawa hewan kesayangan seperti kucing dan burung dalam perjalanan mudik dari Pulau Jawa ke Sumatra.
- Persiapan pemudik termasuk menyiapkan pakan, vitamin, dan konsultasi ke dokter untuk memastikan hewan kesayangan siap mudik.
- Pemudik merasa tidak tega meninggalkan hewan peliharaan di rumah atau titip di petshop karena khawatir dan mahal.
Serang, IDN Times - Ada cerita menggemaskan terjadi di tengah padatnya antrean pemudik kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan pada Jumat (28/3/2025) dini hari atau H-3 lebaran 2025. Sejumlah pemudik kendaraan roda dua turut serta membawa hewan kesayangan peliharaan untuk mudik dari Pulau Jawa ke Sumatra.
Beberapa kucing hingga burung terlihat ikut dalam antrean pemudik yang bersiap naik ke atas kapal. Salah satu pemudik motor yang membawa kucing dari Jayanti, Tangerang ke kampung halaman di Lampung yakni bernama Nani (27).
Dia mengaku tidak tega meninggalkan kucingnya yang diberinama Owi karena telah diurus sejak kecil dan selalu bersama layaknya anak sendiri. "Kucing ini udah tahun kedua ikut mudik Lebaran, gak bisa dititip udah kaya anak sendiri," kata Nani.
1. Sebelum membawa hewan kesayangan mudik, pemudik lakukan berbagai persiapan

Sebelum memboyong kucingnya mudik, Nani melakukan berbagai persiapan, mulai dari menyiapkan pakan, vitamin hingga konsultasi ke dokter. "Sudah ke dokter periksa, layak jalan atau tidak, hasilnya tidak ada masalah ya diajak mudik," kata dia.
Berbekal pengalaman tahun lalu, agar kucingnya tidak stres selama perjalanan, Nani berhenti beberapa jam sekali untuk mengeluarkan kucing kesayangannya dari tas kucing sekaligus membersihkan kotorannya.
"Alhamdulillah selama perjalanan gak rewel," katanya.
3. Mereka gak tega meninggalkan hewan kesayangnya di kontrakan

Pemudik lain yang turut membawa kucingnya, Mirna, ia mengajak Ciko, kucing kesayangannya mudik ke Krui, Lampung dari Tangerang. Ia terpaksa membawa hewan peliharannya karena tidak ada yang menjaga di kontrakannya.
"Kalau dititip ke petshop, gak tega ninggalinnya, terus bayarnya mahal juga ya," katanya.
3. Ada juga pemudik membawa burungnya pulang kampung

Selain kucing, ada juga pemudik motor bernama Darwanti yang membawa burung murai kesayangannya mudik. Dia membawa burungnya menggunakan kandang kecil. "Di rumah gak ada orang, takut terlantar lalu mati karena mudiknya lumayan lama," katanya.
Ia bersyukur selama perjalanan burung kesayangnnya tidak terlihat stres. Hanya diem dan anteng mengikuti pemiliknya melintasi jalur mudik hingga ke pelabuhan. "Kalau masih milik, mudah-mudahan selamat," katanya.



















