Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hadirkan Musisi Jason Ranti, GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026
Hadirkan Musisi Jason Ranti, GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026 (IDN Times/Muhamad Iqbal)
  • GP Ansor Tangsel akan menggelar Ansor Fest Experience 2026 di Pamulang Square pada 30–31 Oktober, memadukan kegiatan keagamaan, sosial, UMKM, kreativitas, dan hiburan.

  • Hari pertama menghadirkan Gebyar Maulid Nabi, santunan anak yatim, serta donasi pendidikan santri; hari kedua mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dan berbagai aktivitas masyarakat.

  • Lomba video “Tangsel di Mata Warga” membuka kritik kreatif soal layanan kota, sementara Ansor Night Festival menampilkan Jason Ranti dan musisi lain untuk merangkul anak muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang Selatan, IDN Times – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menggelar Ansor Fest Experience 2026 di halaman parkir Pamulang Square pada 30–31 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut memadukan unsur keagamaan, aksi sosial, pemberdayaan UMKM, kreativitas, hingga hiburan. Agenda ini menjadi upaya GP Ansor mendekatkan organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama (NU) dengan generasi muda Tangsel.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Tangsel, Amizar mengatakan, sejumlah kegiatan telah disiapkan selama dua hari pelaksanaan.

“Untuk rangkaian kegiatannya, kami mulai dengan kirab santri dan pelajar dalam rangka peringatan Hari Santri. Kemudian, ada apel Sumpah Pemuda, pemeriksaan kesehatan gratis, games Tandang Dot Press, pasar UMKM, Gebyar Maulid Nabi, dan Ansor Night Festival,” ujar Amizar, Kamis (15/10/2026).

1. Ada santunan anak yatim hingga donasi pendidikan

ilustrasi rupiah (Pexels.com/Defrino Maasy)

Pada hari pertama, Jumat (30/10/2026), Ansor Fest akan diisi dengan Gebyar Maulid Nabi yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan donasi pendidikan bagi santri.

Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari kegiatan sosial dan keagamaan yang dihadirkan dalam Ansor Fest Experience 2026.

Sementara pada Sabtu (31/10/2026), masyarakat dapat mengikuti sejumlah kegiatan mulai siang hingga malam hari, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan lomba video kreatif.

2. Ajak warga kritik Tangsel lewat video kreatif

ilustrasi ngonten di sudut rumah (pexels.com/George Milton)

Salah satu agenda yang disiapkan adalah lomba video kreatif bertema “Tangsel di Mata Warga”. Kompetisi ini mengajak masyarakat melihat perjalanan Kota Tangsel selama 18 tahun melalui karya audiovisual.

“Lomba video kreatif bertema ‘Tangsel di Mata Warga’. Kegiatan ini melihat perjalanan 18 tahun Kota Tangerang Selatan berdiri,” ucapnya.

Peserta dapat mengangkat sejumlah subtema, mulai dari transportasi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Tidak ada batasan usia bagi peserta yang ingin mengikuti kompetisi tersebut. Amizar mengatakan lomba ini bukan ditujukan untuk mencari kesalahan atau sekadar menyoroti kekurangan pemerintah.

“Melalui perlombaan ini, kritik yang dibungkus dengan kreativitas diharapkan bisa menjadi bahan untuk mencari solusi bersama-sama,” katanya.

3. Ansor Night Festival hadirkan sejumlah musisi

Jason Ranti dalam program OFF THE RECORD (youtube.com/idntimes)

Rangkaian Ansor Fest Experience 2026 kemudian ditutup dengan Ansor Night Festival. Sejumlah nama yang telah diumumkan sebagai pengisi acara antara lain Om Martin, Berdikari, The Blow, dan Jason Ranti.

Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor ingin membuka ruang bagi anak muda untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan mengikuti berbagai kegiatan positif.

Amizar mengatakan Ansor Fest juga menjadi momentum memperkenalkan GP Ansor kepada generasi muda Tangsel.

“Tujuan acara ini tidak lain adalah untuk memperkenalkan Gerakan Pemuda Ansor. Ini kan gerakan pemuda Ansor, salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama. Ansor merupakan wadah anak-anak muda di Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Menurutnya, GP Ansor ingin menghadirkan ruang yang terbuka bagi anak muda tanpa memandang latar belakang.

Semangat tersebut, kata Amizar, sejalan dengan nilai yang diajarkan KH Hasyim Asy’ari, khususnya mengenai sikap moderat dan kemampuan merangkul berbagai kalangan.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana ajaran KH Hasyim Asy’ari, bahwa kita harus lebih moderat dan bisa merangkul anak-anak muda yang hari ini, khususnya di Tangerang Selatan, berasal dari masyarakat yang majemuk,” jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article