Serang, IDN Times – Komponen alat pendeteksi tsunami di wilayah Banten kerap hilang, mulai dari baterai, kabel, hingga aki sirene. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil komponen perangkat peringatan dini atau early warning system (EWS) karena menyangkut keselamatan warga, khususnya di kawasan pesisir.
Kepala Pelaksana BPBD Banten Lutfi Mujahidin mencontohkan enam baterai perangkat EWS milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kawasan Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan hilang. Selain baterai, komponen berbahan besi pada perangkat yang ditempatkan di laut juga rawan diambil untuk dijual.
“Kami memohon kepada warga, selapar apa pun, sebutuh apapun, tolong alat deteksi-deteksi tsunami, baik yang di laut maupun di pulau, jangan diambil dong. Itu karena menyangkut hajat hidup orang Banten semuanya,” kata Lutfi, Senin (12/10/2026).
