Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur 15 Meter, Pria di Lebak Meninggal

M. Deni (38) meninggal setelah tertimbun longsoran dinding sumur saat menggali sumur sedalam sekitar 15 meter di Desa Cipeundeuy, Malingping, Lebak, Minggu (11/10/2026).
Tim SAR gabungan mengangkat material longsor secara bertahap dan memperkuat dinding sumur dengan shoring untuk mencegah longsor susulan selama evakuasi.
Setelah evaluasi bersama keluarga, korban berhasil diangkat pukul 22.30 WIB dan dibawa ke rumah duka; operasi melibatkan Basarnas, BPBD, damkar, polisi, desa, serta warga.
Lebak, IDN Times – Seorang pria bernama M. Deni (38) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor saat menggali sumur di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/10/2026).
Berdasar rilis resmi Basarnas Banten, korban tertimbun material tanah dari dinding sumur yang runtuh ketika sedang bekerja di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter.
1. Dinding sumur tiba-tiba longsor
Peristiwa terjadi saat Deni melakukan penggalian sumur. Ketika berada di dalam sumur, material tanah dari dinding tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuh korban. Korban tidak dapat menyelamatkan diri dari longsoran tersebut.
Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi. Pengangkatan material longsoran dilakukan secara bertahap untuk mencapai posisi korban.
2. Dinding sumur diperkuat untuk cegah longsor susulan

Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur, Pria di Lebak Meninggal (Dok. Basarnas Banten) Dalam proses evakuasi, tim SAR gabungan melakukan penguatan atau shoring pada dinding sumur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya longsor susulan selama proses penyelamatan.
Setelah melakukan evaluasi bersama pihak keluarga, tim melanjutkan proses evakuasi hingga akhirnya korban berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 22.30 WIB. Korban kemudian dibawa ke rumah duka.
3. Evakuasi melibatkan Tim SAR gabungan
Operasi evakuasi melibatkan berbagai unsur, yakni Tim Rescue USS Lebak, Kantor SAR Banten, Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak, Polsek Malingping, BPBD Kabupaten Lebak, perangkat Desa Cipeundeuy, serta masyarakat dan unsur pendukung lainnya.
Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi SAR hari pertama diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dijadwalkan kembali ke satuan masing-masing.




















