Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kasus DBD di Kota Serang Melonjak, 54 Orang Dirawat
Dok. Istimewa/IDN Times

Serang, IDN Times - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Serang mengalami lonjakan signifikan. Dinas Kesehatan Kota Serang mencatat hingga saat ini ada 54 pasien DBD yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang.

"Itu data baru diteksi di rumah sakit kota saja ada 54, belum (pasien DBD) yang lainnya," kata Kadinkes Kota Serang, Hasanudin, Sabtu (24/2/2024).

1. Kepala puskesmas diminta gencar sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk

Dok. Istimewa/IDN Times

Hasanudin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan DBD. Kepala puskesmas se-Kota Serang telah diintruksikan untuk gencar menyosialisasikan pemberantasan sarang nyamuk.

"Seluruh kepala puskesmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menanggulangi pemberantasan sarang nyamuk,” katanya.

2. Tak mesti fogging, masyarakat juga bisa melakukan langkah secara mandiri

Dok. Istimewa/IDN Times

Hasanudin menegaskan, fogging bukanlah satu-satunya solusi untuk memberantas DBD. Masyarakat diimbau untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri dengan 3M Plus, yaitu menguras dan membersihkan bak mandi atau penampungan air secara rutin.

"Menutup rapat tempat penampungan air. Dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Plus, menggunakan kelambu saat tidur," katanya.

3. Masyarakat yang alami gejala DBD segera datang ke faskes

Dok. Istimewa/IDN Times

Masyarakat diminta untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri sendi.

Dinkes Kota Serang terus memantau situasi dan siap mengambil langkah-langkah selanjutnya jika kasus DBD terus meningkat.

"Masyarakat tolong periksa takutnya ada tampungan kaleng yang menghadap ke langit sehingga hujan memenuhi kaleng lama-lama ada jentik nyamuk,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article