Tangerang, IDN Times - Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan audiensi dengan perwakilan warga dan pihak-pihak terkait di Gedung DPRD Tangsel imbas kasus diare massal yang dialami 146 warga di Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu. Penyebabnya diduga dari air yang sehari-hari dikonsumsi.
Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricky Yuanda Bastian, mengungkapkan hasil rekomendasi Dinas Kesehatan menyatakan bahwa air tersebut tidak layak konsumsi karena mengandung bakteri Escherichia coli atau E. coli.
"Harusnya skor 0, namun hasil cek di Lapasda menunjukkan angka sekitar 16," kata Ricky, Rabu (14/10/2026).
