Cilegon, IDN Times – Keselamatan dan kapasitas pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, menjadi sorotan Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS). Ia menilai perlu ada keseimbangan antara jumlah kapal yang tersedia dengan kapasitas dermaga.
Menurutnya, keterbatasan dermaga membuat sebagian besar kapal tidak dapat beroperasi secara maksimal. Baambang menyebut, terdapat 72 kapal, tetapi hanya 28 kapal yang dapat beroperasi karena keterbatasan dermaga.
“Dalam rangka kunjungan ke Pelabuhan Merak, saya menyampaikan tentang pentingnya keseimbangan antara jumlah kapal dengan jumlah dermaga. Yang saat ini jumlah kapal ada total 72, sedangkan yang bisa beroperasi karena keterbatasan dermaga adalah 28 kapal,” ujar Bambang, Kamis (24/9/2026).
Ia menilai kondisi tersebut membuat kapasitas angkut yang diterima konsumen belum maksimal. Karena itu, BHS merekomendasikan penambahan minimal dua pasang dermaga.
“Rekomendasi saya harus segera adanya penambahan dermaga, minimal 2 pasang dermaga untuk antisipasi kapasitas angkut sekitar 30 persen dari total 7 dermaga yang ada,” katanya.
