Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ledakan Misterius di Cimanggis, Polisi Pastikan Bukan Bom

Kota Tangerang Selatan
2 min read
Ledakan Misterius di Cimanggis, Polisi Pastikan Bukan Bom
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro (dok. Bareskrim)
  • Ledakan di kompleks perukoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu malam, menewaskan 2 orang dan melukai 11 lainnya yang kini mendapat perawatan intensif.

  • Bareskrim Polri memastikan ledakan bukan berasal dari bom. Berdasarkan olah TKP awal, sumber ledakan berada di gudang buah dan ditemukan tabung etilen 52 kilogram.

  • Polisi sementara menghentikan olah TKP karena kondisi lokasi tidak memungkinkan. Pemeriksaan lanjutan di dalam gudang akan dilakukan setelah situasi lebih terang dan aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, IDN Times - Sebuah ledakan misterius terjadi di kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (14/10/2026) malam. Ledakan tersebut menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.

Namun, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro memastikan ledakan tersebut bukan berasal dari bom.

"Hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya ini bukan bom, ya ini bukan bom. Ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami," kata Susatyo saat meninjau di tempat kejadian, Kamis (15/10/2026).

  1. 1. Ditemukan tabung etilen di lokasi kejadian

    ilustrasi etilen oksida menguap (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi etilen oksida menguap (pexels.com/cottonbro studio)

    Susatyo mengungkapkan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui ledakan berasal dari sebuah gudang buah di pasa tersebut. Lalu, Polisi juga menemukan adanya tabung berisi etilen di lokasi ledakan.

    "Tabung etilen 52 kilo yang panjang yang memang lazim biasanya digunakan untuk mematangkan buah," kata Susatyo.

  2. 2. Polisi hentikan sementara proses olah TKP

    garis polisi
    ilustrasi garis polisi (pexels.com/Siobhan Howerton)

    Susatyo menuturkan, pihaknya menghentikan sementara proses olah TKP di lokasi tersebut lantaran kondisi yang tidak memungkinkan sehingga baru dilakukan olah TKP awal. Meski begitu, ia memastikan olah TKP akan kembali dilanjutkan pada Kamis siang.

    "Setelah terang nanti kami akan melanjutkan untuk pemeriksaan di dalam," jelasnya.

  3. 3. 2 orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka

    Ilustrasi mayat (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi mayat (Foto: IDN Times)

    Susatyo memastikan, informasi terakhir yang diterimanya, sebanyak 2 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka. Adapun, korban luka-luka tengah mendapatkan perawatan medis intensif.

    "Yang kami lakukan pertama kali adalah proses terhadap evakuasi, evakuasi terhadap korban yang saat ini masih terus dilakukan pendataan. Dan informasi 2 orang meninggal dan ada sekitar 11 eh luka-luka ya," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More