Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 HP Terbakar di Stasiun Rawa Buntu, KRL Sempat Terlambat

Kota Tangerang Selatan
2 min read
2 HP Terbakar di Stasiun Rawa Buntu, KRL Sempat Terlambat
ilustrasi HP rusak (unsplash.com/@laurar1vera)
  • Dua ponsel dalam tas penumpang terbakar di Kereta Khusus Wanita Commuter Line 1641 saat berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Kamis pagi sekitar pukul 06.49 WIB.
  • Petugas melihat asap dari tas, mengevakuasi penumpang, mengamankan tas di peron, lalu meminta keterangan pemilik; salah satu ponsel disebut sedang digunakan sebagai hotspot.
  • Perjalanan Rangkasbitung–Tanah Abang terlambat sekitar tujuh menit sebelum kembali normal setelah rangkaian dinyatakan aman. KAI Commuter mengimbau pengguna melaporkan perangkat elektronik yang panas atau berasap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang Selatan, IDN Times – Dua unit telepon seluler milik pengguna Commuter Line terbakar saat kereta relasi Rangkasbitung–Tanah Abang berada di Stasiun Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.49 WIB di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian Commuter Line 1641. Akibat kejadian itu, perjalanan kereta sempat mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan kejadian bermula ketika petugas keamanan yang sedang berjaga di peron melihat sebuah tas penumpang mengeluarkan asap.

Penumpang kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron. Petugas langsung mengamankan tas sesuai prosedur dan mendapati dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalamnya.

“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,” ujar Leza.

  1. 1. Salah satu HP digunakan sebagai hotspot

    Suasana peron stasiun kereta yang dipadati oleh para pejuang komuter KRL Jabodetabek
    Kepadatan Penumpang KRL Jabodetabek di stasiun saat jam sibuk kerja

    Setelah kejadian, petugas berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan meminta keterangan dari pengguna yang membawa tas tersebut.

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh, salah satu perangkat ponsel sedang digunakan sebagai hotspot. Sementara itu, kedua perangkat berada di dalam tas ketika mengeluarkan asap dan terbakar.

    KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut.

  2. 2. Perjalanan KRL kembali normal

    ilustrasi naik KRL
    ilustrasi naik KRL (pexels.com/Mohammad Jihad)

    Leza mengatakan, Commuter Line 1641 sempat mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit akibat kejadian tersebut. Setelah petugas memastikan kondisi rangkaian dalam keadaan aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan menuju Tanah Abang.

    KAI Commuter mengingatkan pengguna agar memperhatikan kondisi ponsel maupun perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.

    Perangkat yang mengalami panas berlebih, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal diminta segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.

    “Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,” tutup Leza.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More