Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Andra Soni Klaim Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Banten Capai Rp1,9 Triliun

Tangerang
Andra Soni Klaim Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Banten Capai Rp1,9 Triliun
Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Realisasi investasi KEK ETKI Banten di BSD City mencapai Rp1,9 triliun, dari target Rp18 triliun selama 20 tahun, dengan target hampir Rp6 triliun dalam lima tahun.
  • KEK ETKI menargetkan penyerapan 13 ribu tenaga kerja dalam 20 tahun; pada tahun pertama operasional, kawasan ini telah menyerap sekitar 6 ribu pekerja.
  • Kapasitas KEK tersisa 10 persen sehingga pengelola mengajukan perluasan; Banten juga menempati peringkat kelima investasi ekonomi kreatif bidang aplikasi pada 2025, senilai Rp11,72 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan realisasi investasi Kawasan Ekonomu Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten di kawasan BSD City, Kabupaten Tangerang. mencapai Rp1,9 triliun dari target Rp18 triliun dalam 20 tahun.

"Dan saat tadi dipaparkan, KEK ini berjalan sesuai dengan atau melebihi ekspektasi yang kita harapkan," kata Andra saat berkunjung ke lokasi, Selasa (15/9/2026).

  1. 1. KEK tersebut serap 1.736 tenaga kerja

    Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten
    Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Selain nilai investasi, KEK ETKI Banten juga ditargetkan menyerap 13 ribu tenaga kerja dalam 20 tahun. Sementara, dalam tahun pertama operasionalnya, KEK menyerap sekitar 6 ribu tenaga kerja.

    "Dan ditargetkan pada 5 tahun investasinya sudah mencapai hampir dengan 6 triliun," katanya.

    Andra menyebut, adanya KEK di kawasan Banten harus memengaruhi ekosistem perekonomian di Provinsi Banten, di mana pertumbuhan ekonomi akan semakin terangkat. Sehingga, dampak dari pertumbuhan ekonomi harapan kita tentunya dirasakan juga oleh masyarakat Banten.

    "Oleh karena itu, setelah meninjau melihat tadi perkembangannya, saya selaku Gubernur Banten mendukung KEK ini untuk terus dikembangkan," jelasnya.

  2. 2. Kapasitas KEK ETKI Banten tersisa 10 persen, direncanakan diperluas

    Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten
    Gubernur Banten, Andra Soni (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Andra menuturkan, saat ini Sinar Mas Land selaku pengelola kawasan tengah mengajukan upaya untuk memperluas area dari KEK ETKI. Pasalnya, setelah beroperasi sejak tahun 2024 akhir, saat ini hanya tersisa 10 persen dari kapasitas maksimalnya.

    "Dan mereka masih punya perencanaan panjang dan ketertarikan daripada investor. Begitu banyaknya teknologi yang akan masuk, salah satunya terkait Data Center yang sangat diperlukan oleh kita dalam rangka mendukung ekosistem digital di Indonesia," jelasnya.

    Di kawasan KEK ETKI Banten juga memfasilitasi anak-anak di Banten mendapatkan kesempatan yang sama untuk akses pendidikan. Salah satunya beasiswa 20 anak-anak Banten di program di Fuji Academy.

    "Fuji Academy ini mereka berinvestasi di sini, melakukan pelaksanaan pendidikan vokasi untuk dikirim ke Jepang. Nah, dan alhamdulillah 20 dan segera akan dimulai," jelasnya.

  3. 3. Banten masuk urutan 5 investasi ekonomi kreatif di bidang aplikasi

    Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten
    Gubernur Banten, Andra Soni memantau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Saat ini, Banten berada di urutan 5 terbesar nilai investasi dari sektor ekonomi kreatif di bidang aplikasi pada tahun 2025. Dari total nilai investasi Rp182,01 triliun, Banten memiliki nilai investasi Rp11,72 triliun. Untuk itu, Andra melihat adanya Kawasan Ekonomi Khusus Digital, Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Kreatif Banten ini, akan memacu ekosistem pertumbuhan apps, industri digital, e-commerce, dan sebagainya.

    "Kami sebagai provinsi yang kebetulan mendapatkan fasilitas seperti ini tentu berharap pertumbuhan sektor ini semakin meningkat," jelasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More