Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Daerah Zona Merah, Ruang ICU dan Isolasi RS Rujukan di Banten Penuh

Kota Serang
4 Daerah Zona Merah, Ruang ICU dan Isolasi RS Rujukan di Banten Penuh
Ilustrasi dokter. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Share Article

Serang, IDN Times - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menyatakan, saat ini masyarakat semakin lengah dan mengabaikan protokol kesehatan sehingga mengakibatkan resiko penularan COVID-19 di wilayahnya kembali meningkat.

Diketahui, empat daerah di Provinsi Banten kembali berstatus zona merah COVID-19. Keempat daerah tersebut yakni, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

  1. 1. Ruang ICU dan isolasi RS rujukan COVID-19 penuh

    Ilustrasi pasien (ANTARA FOTO/Ampelsa)
    Ilustrasi pasien (ANTARA FOTO/Ampelsa)

    Dengan kondisi masyarakat yang semakin acuh dan tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan tersebut, Ati menilai masyarakat seperti tidak memiliki empati dan tetap berkerumun.

    "Padahal telah ada banyak korban kasus COVID-19 sampai ruang isolasi dan ICU COVID-19 RS dan tempat karantinapun sudah penuh," kata Ati saat dikonfiramsi, Selasa (1/12/2020).

  2. 2. Masyarakat enggan melakukan tes corona

    Ilustrasi swab test. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
    Ilustrasi swab test. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Selain lengah menerapkan protokol kesehatan, mantan Dirut rumah sakit Kota Tangerang itu pun menuturkan, sebagian besar masyarakat masih enggan menjalani pemeriksaan atau tes COVID-19, meski sudah mengalami gejala COVID-19.

    "Padahal, jika masyarakat dites dan positif, akan dilakukan isolasi dan mencegah penularan kepada orang lain," katanya.

  3. 3. Jangan sia-siakan pengorbanan tenaga kesehatan

    Ilustrasi petugas uji swab. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
    Ilustrasi petugas uji swab. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Dia mengimbau agar masyarakat betul-betul bisa bekerja sama dengan pemerintah karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan kolaborasi bersama dengan masyarakat untuk dapat menekan angka penularan.

    "Jangan sia-siakan pengorbanan para tenaga kesehatan yang selalu berjibaku menolong dan merawat untuk menyelamatkan para penderita COVID-19," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More