Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Banjir Juga Rendam 40 Hektare Sawah di Pakuhaji Tangerang

Kab. Pandeglang
Banjir Juga Rendam 40 Hektare Sawah di Pakuhaji Tangerang
ilustrasi pemandangan sawah (pexels.com/@loifotos)
  • 40 hektar sawah di Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji terendam banjir.
  • 30 hektar tanaman padi berhasil diselamatkan, namun 10 hektar lainnya gagal panen.
  • Banjir yang merendam sawah telah berlangsung hingga 24 jam, sulit bagi padi untuk hidup kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Banjir yang menggenangi banyak wilayah di Kabupaten Tangerang turut merendam puluhan hektare sawah di Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji.

"Ada di Buaran Bambu 40 hektare terendam," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, Jumat (31/1/2025).

  1. 1. Sawah seluas 10 hektare tanah tak bisa diselamatkan

    ilustrasi orang sedang menyemprot pestisida di sawah. (Pexels.com/Balazs Simon)
    ilustrasi orang sedang menyemprot pestisida di sawah. (Pexels.com/Balazs Simon)

    Menurutnya, tanaman padi seluas 30 hektare di antaranya dapat terselamatkan dari banjir berlarut-larut, sebab yang merendam bidang sawah tersebut cepat surut karena air mengalir. Sementara sisanya, dipastikan gagal panen akibat kejadian ini.

    "Yang 10 hektare kayaknya enggak bisa diselamatkan," kata Asep.

  2. 2. Tanaman padi tak selamat jika terendam dalam 24 jam

    Hingga Kamis (30/1/2025), lanjutnya, 10 hektare sawah di Desa Buaran Bambu, Pakuhaji, masih terendam banjir.

    "Kan kalo padi lebih dari 24 jam terendam air banjir agak sulit hidup lagi," kata Asep.

  3. 3. DKPP masih kumpulkan data sawah yang terendam banjir

    Asep menyebut, sesuai keterangan pemilik sawah bahwa umur padi yang terendam banjir 14 HST dengan ketinggian kurang lebih 50 sentimeter.

    Asep mengakui telah mendapat laporan ada area lahan persawahan di wilayah kecamatan lainnya yang juga terendam banjir. DPKP Kabupaten Tangerang masih melakukan pendataan. "Untuk penyedotan agak sulit," singkatnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More