Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BMKG: 10 Provinsi Curah Hujan Tinggi Awal Januari 2026, Banten Siaga

Ilustrasi - Ruang pengamatan cuaca BMKG (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Ilustrasi - Ruang pengamatan cuaca BMKG (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Intinya sih...
  • 10 provinsi di Indonesia mengalami curah hujan tinggi awal Januari 2026
  • Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah masuk dalam status Siaga dan Waspada
  • BMKG meminta warga di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II kembali mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi untuk periode dasarian pertama bulan Januari 2026, yakni tanggal 1 hingga 10 Januari. Peringatan yang diperbarui pada 1 Januari 2026 ini mencakup sepuluh provinsi yang perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan informasi resmi dari akun @bmkgwilayah2, status Siaga dikenakan pada lima provinsi, yaitu Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Status ini mengindikasikan perkiraan akumulasi curah hujan dalam 10 hari mencapai 200-300 mm per dasarian.

Sementara itu, status Waspada dengan perkiraan curah hujan 150-200 mm per dasarian berlaku untuk wilayah yang lebih luas, meliputi Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Kalimantan Barat.

1. Ini rincian status setiap provinssi

Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca esktrem (IDN Times/Anata Siregar)

Banten masuk dalam kategori Siaga. Peringatan ini khusus berlaku untuk Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Sementara Kota Serang masuk dalam kategori Waspada.

DKI Jakarta berada pada status Waspada, yang berlaku untuk wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Jawa Barat status Siaga secara umum, dengan rincian Waspada untuk sejumlah kabupaten seperti Bekasi, Bogor, Ciamis, Cirebon, Garut, Karawang, Sukabumi, Sumedang, dan Tasikmalaya.

Jawa Tengah mencatat banyak wilayah dalam status Waspada, mencakup Brebes, Tegal, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Semarang, Magelang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Demak, Kudus, Pati, Grobogan, serta beberapa kota, seperti Tegal, Pekalongan, Magelang, Salatiga, dan Semarang. Status Siaga diberlakukan untuk Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Purbalingga, Batang, Kendal, Banjarnegara, dan Wonosobo.

DI Yogyakarta memiliki status Siaga untuk Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. Sedangkan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul berada pada level Waspada.

2. BMKG minta warga di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan

Ilustrasi - Ruang pengamatan cuaca BMKG (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Ilustrasi - Ruang pengamatan cuaca BMKG (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. Masyarakat diharapkan aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui saluran komunikasi resmi BMKG.

Informasi cuaca dengan tingkat detail yang lebih tinggi, hingga level kelurahan atau desa, dapat diakses oleh publik melalui situs resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More

Sampah Masih Menumpuk, Pemkot Tangsel Perpanjang Masa Tanggap Darurat

07 Jan 2026, 20:07 WIBNews