Tangerang Selatan, IDN Times – Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Tangerang Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan keluarga yang terdampak kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan tenaga pengajarnya berinisial NAA. Kasus tersebut sebelumnya mencuat dengan dugaan child grooming terhadap murid.
Dalam pernyataan resmi tertanggal 3 Oktober 2026, ICM menyatakan menyadari kasus tersebut telah menimbulkan luka dan keresahan bagi siswa, keluarga, orang tua, serta masyarakat. Sekolah juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan terhadap sistem perlindungan siswa.
“Menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada siswa dan keluarga yang terdampak, seluruh orang tua, serta masyarakat,” demikian pernyataan resmi ICM yang diunggah di media sosial, Minggu (4/10/2026).
