Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Bayah Lebak

Kab. Lebak
Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Bayah Lebak
Ilustrasi Gempa (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Lebak, IDN Times - Gempabumi berkekuatan 4,9 magnitudo mengguncang wilayah Bayah, Kabupaten lebak pada Kamis (14/12/2023) pukul 14.27 WIB. Gempa tersebut berjenis gempa tektonik. 

Adapun episenter terletak pada koordinat 7.26 LS dan 106.13 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 39 kilometer Barat Daya Bayah, pada kedalaman 23 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

  1. 1. Gempa tersebut dirasakan di banyak wilayah

    Ilustrasi Seismogram (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Seismogram (IDN Times/Arief Rahmat)

    Daryono mengatakan, dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan atau Shakemap BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Malingping, Malasari, Leuwiliang dengan Skala Intensitas III hingga IV MMI

    "Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi," kata Daryono.

  2. 2. Di Bayah dan Muara Binuangeun gempa terjadi dengan Skala Intensitas III MMI

    Bangkrak penangkap benur (IDN Times/Athif Aiman dan Aldila Muharma)
    Bangkrak penangkap benur (IDN Times/Athif Aiman dan Aldila Muharma)

    Di Bayah, Pelabuhanratu, Sukabumi, Karanghawu, Muara Binuangeun hingga Jampang, lanjut Daryono, dengan Skala Intensitas III MMI.

    "Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," kata dia.

  3. 3. Di Klapanunggal terjadi dengan Skala Intensitas II hingga III MMI

    Ilustrasi Gempa (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Gempa (IDN Times/Arief Rahmat)

    Di Kalapanunggal, lanjutnya, dengan Skala Intensitas II hingga III MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

    "Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," ungkapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More