Wilayah Tengerang Raya yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, menjadi salah satu pertimbangan untuk menekan munculnya peningkatan klaster baru. Salah satunya, kembali mengaktifkan rumah sakit rujukan COVID-19 dan mengaktifkan kembali rumah singgah COVID- 19 untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kasus Covid-19.
Masih menurut Gubernur Banten, pihaknya bersama para bupati, wali kota, dan Forkopimda akan melakukan gerakan bersama secara masif untuk sosialisasi protokol kesehatan.
"Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan selama ini sudah bagus. Tapi akan kita tingkatkan lagi," ungkapnya.
Hal Itu, imbuh Wahidin, sebagai bagian dari langkah kami dalam melindungi masyarakat Banten. "Kami berusaha keras secara bersama. Jangan sampai masyarakat panik," tegas Gubernur Banten.