Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Irjen Pol Hengki Tinggalkan Banten Menjadi Kapolda Jabar

Kota Serang
2 min read
Irjen Pol Hengki Tinggalkan Banten Menjadi Kapolda Jabar
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki (Dok. Tangkapan layar)
  • Irjen Pol Hengki meninggalkan jabatan Kapolda Banten setelah dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Barat, berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026.
  • Jabatan Kapolda Banten akan diisi Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri.
  • Kapolri Suyudi Ario Seto memutasi 88 perwira pada 2 Oktober 2026; 70 di antaranya mendapat promosi atau jabatan baru, termasuk sejumlah posisi strategis Mabes Polri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Serang, IDN Times – Irjen Pol Hengki resmi meninggalkan jabatan Kapolda Banten setelah mendapat promosi sebagai Kapolda Jawa Barat. Posisi yang ditinggalkannya diisi Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, tentang mutasi dan rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri.

  1. 1. Hengki digeser menjadi Kapolda Jabar

    IMG-20251204-WA0119.jpg
    Kapolda Banten Irjen Hengki saat ekspose kasus tambang ilegal (Dok. Khaerul Anwar)

    Hengki yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 kini dipercaya memimpin Polda Jawa Barat. Sementara Hendra Kurniawan, lulusan Akpol 1996, sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.

    Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan adanya pergantian Kapolda Banten tersebut. “Mabes Polri mengeluarkan Surat Telegram mutasi sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah di seluruh daerah. Dalam mutasi tersebut, Kapolda Banten mendapatkan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Polri,” ujar Maruli, Sabtu (3/10/2026).

  2. 2. Pergeseran disebut penyegaran organisasi

    IMG-20260326-WA0044.jpg
    Polda Banten ekspose pengungkapan kasus sabu selama Ramadan (Dok. Humas)

    Menurutnya, rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan Polri. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier personel.

    “Rotasi dan mutasi adalah hal biasa dilakukan di institusi kepolisian. Selain untuk penyegaran organisasi, mutasi juga sebagai bentuk promosi jabatan untuk mendapatkan karier yang lebih tinggi,” katanya.

  3. 3. Suyudi rombak jabatan strategis polri

    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)

    Untuk diketahui, pasca resmi menjabat Kapolri, Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

    Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri turut mengalami pergantian.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More