Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Keluarga Tewas di Ciputat, Suami Bunuh Istri dan Anak

Kota Tangerang Selatan
Keluarga Tewas di Ciputat, Suami Bunuh Istri dan Anak
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Intinya Sih
  • Polisi mengungkap penyebab meninggalnya satu keluarga di Tangerang Selatan pada 15 Desember 2024.
  • AF diduga membunuh istrinya dan anaknya sebelum gantung diri, dengan luka jeratan pada jenazah YL dan AH.
  • Sebelum aksinya, AF mencari informasi cara membunuh menggunakan berbagai cara di situs website.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Polisi mengungkap penyebab meninggalnya satu keluarga yang ditemukan di rumahnya Jalan Poncol Indah III RT05/02 Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada 15 Desember 2024. Para korban adalah AF selaku kepala rumah tangga, YL (28), dan AH (3). 

Polisi menduga kuat, AF membunuh istrinya YL dan anaknya AH, kemudian gantung diri. 

"Berdasarkan hasil visum terhadap jenazah YL dan AH ditemukan luka di bagian leher disimpulkan korban penjeratan," ungkap Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Muhammad Syawaludin Arifin, Selasa (7/1/2024).

1. Ditemukan luka khas gantung diri di tubuh sang suami, AF

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Kemudian pada jasad AF, lanjut Kemas, ditemukan ciri-ciri luka khas gantung diri. Petugas ahli forensik tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada jasad AF.

"Jadi di dalam ilmu forensik bisa dilihat jeratan atau bekas gantungan, mungkin dilihat dari lingkarannya disimpulkan AF ciri khasnya korban gantung diri untuk YL dan AH adalah terdapat luka ciri khas penjeratan," terang Kemas.

2. AF sempat mencari informasi di situs website soal cara membunuh

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Kemas mengungkapkan, sebelum melakukan aksinya, AF sempat mencari informasi di situs website mengenai cara membunuh dengan menggunakan berbagai cara. Pencarian tersebut dilakukan AF pada 14 Desember 2024 sekitar pukul 02.41 WIB.

"Dengan judul 'penjelasan dokter soal racun yang ditinggal juragan sepatu di Mojokerto.' Dua menit kemudian diakses pula oleh pengguna AF mengunjungi situs website dengan judul 'how easy to kill someone with a knife'," ungkap Kemas.

3. Polisi tidak menemukan adanya ancaman terhadap korban

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Sementara itu, ahli digital forensik juga tidak menemukan ancaman terhadap AF di dalam telepon genggam miliknya. 

Diketahui, kasus ini terungkap setelah Yani kakak kandung Yuni Lestari, 28 tahun hendak menyalakan mesin air. Saksi curiga hingga siang tidak ada yang keluar rumah dan pintu rumah dalam kondisi terkunci.

Yani kaget melihat keponakannya AH (3) tahun sudah terbujur kaku di tempat tidur dalam kondisi mulut berbusa. Sementara adiknya Yuni tergeletak sudah tak bernyawa di bawah tempat tidur.

Adapun jasad Ade Fadli, 31 tahun selaku kepala rumah tangga juga ditemukan telah tewas. Jasadnya tergantung dengan seutas tali di ruang dapur rumah.

Mari bersama cegah perilaku bunuh diri

ilustrasi telepon (pexels.com/Nic Wood)
ilustrasi telepon (pexels.com/Nic Wood)

 Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat.

Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500–454 atau 119, bebas pulsa.

Kamu juga bisa mengontak beberapa badan di bawah ini:

Jangan Bunuh Diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID

Kementerian Kesehatan Indonesia || Telp: 021-500454

Yayasan Pulih
Jl. Teluk Peleng 63 A Komplek AL-Rawa Bambu Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520 || Telp : 021-78842580 || Fax : 021-782 3021

YLBH Apik
Jl. Raya Tengah No. 31 RT 01 RW 09 Kp. Tengah Kramat Jati Jakarta Timur 13540 Telp 021-87797289 || Fax. 021-87793300
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Telp. 021-8514389 Website: http://www.skizofrenia.org/

LSM Jangan Bunuh Diri || Telp 021-0696 9293

Share Article

Related Articles

See More