Sekeluarga Tewas di Tangsel, Polisi Libatkan Ahli Digital Forensik

- Ahli digital forensik dilibatkan untuk mengungkap kasus tewasnya satu keluarga di Tangerang Selatan.
- Polisi belum bisa memastikan motif dalam kasus tersebut yang menyebabkan ketiganya meninggal dunia.
- Barang bukti yang disita termasuk tali rafia, pakaian korban, dan handphone milik suami istri.
Tangerang, IDN Times - Polres Kota Tangerang Selatan, Polsek Ciputat Timur melibatkan ahli digital forensik untuk mengungkap kasus tewasnya tiga orang dalam satu keluarga di Kampung Poncol, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan motif dalam kasus tersebut yang menyebabkan ketiganya meninggal dunia.
"Kami menggunakan metode scientific criminal investigation. Untuk membuat jelas dan nanti akan kami libatkan juga ahli digital forensik, kedokteran forensik," katanya di Polsek Ciputat Timur, Selasa (17/12/2024).
1. Polisi belum bisa menyimpulkan motif tewasnya satu keluarga tersebut

Hasil pemeriksaan kedokteran forensik nantinya menjadi bahan untuk menyimpulkan penyebab terjadinya kasus tersebut.
"Jadi sementara masih dalam proses pendalaman penyelidikan. Untuk informasi tersebut (soal pinjol) belum kami dapatkan dimana," ujarnya.
2. Polisi mengamankan barang bukti

Polisi pun telah menyita beberapa barang bukti, diantaranya tali rafia dan tali tambang, pakaian-pakaian korban, serta handphone 3 buah milik suami istri.
"Kami sudah amankan beberapa barang bukti sebagai kelengkapan penyelidikan," ungkapnya.
3. Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Ciputat Timur, Tangerang Selatan ditemukan tewas. Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menduga, pasangan suami istri itu mengakhiri hidup.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas MS Arifin mengungkap, satu keluarga itu ditemukan tak bernyawa di kediaman mereka di Kampung Poncol, RT 5/2, Kelurahan Cirendeu pada Minggu (15/12/2024). Mereka adalah suami berinisial AF (31), istri berinisial YL (28), dan anak AAH (3).
"Hari Minggu, 15 Desember sekitar pukul 11.00 WIB, adanya laporan penemuan mayat yang diduga bunuh diri dalam satu keluarga," kata Kemas, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (16/12/2024).


















