Awal tahun 2020, sebagian wilayah Lebak diterjang longsor dan banjir bandang setelah hujan deras yang mengguyur. Bencana ini mengakibatkan ribuan rumah dan sarana pendidikan rusak berat hingga hilang, puluhan jembatan putus hingga dilaporkan sembilan warga meninggal dunia.
Masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor tersebar di enam kecamatan, yakni Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Maja, Cimarga, dan Kecamatan Curugbitung.
Sebagian hunian sementara korban bencana alam itu, kata Kaprawi, dibangun kembali oleh lembaga kemanusiaan nirlaba aksi cepat tangguh (ACT), donasi, hingga relawan. Selain itu, beberapa warga masih ada yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dan Dodiklatpur Ciuyah.
"Kami berharap BNPB bisa secepatnya merealisasikan huntap itu sehingga warga yang terdampak bencana alam tinggal di tempat yang layak huni dan aman dari ancaman bencana alam," katanya menjelaskan.