Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pembongkaran Pagar Laut Dimulai Pukul 11.15 Siang

Kab. Tangerang
Pembongkaran Pagar Laut Dimulai Pukul 11.15 Siang
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
  • Nelayan antusias bersiap membongkar pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang.
  • Ratusan nelayan ikut baris berbaris dengan personel TNI, KKP, Polairud, Bakamla, dan lainnya.
  • KKP menerjunkan 400 personel dan berbagai sarana untuk membantu dalam pembongkaran pagar laut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Pembongkaran pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang yang dimulai dari Pantai Tanjung Pasir pada Rabu (22/1/2025), dimulai pukul 11.15 WIB. Salah satu personel dari TNI AL mengungkap, pembongkaran akan dimulai dengan rapat koordinasi para pimpinan untuk menentukan mekanisme yang tepat dalam membongkar pagar laut.

"Setelah itu, dilakukan press conference, baru serentak pukul 11.15 WIB bergerak," jelas personel TNI AL tersebut.

  1. 1. Nelayan sudah siap ikut membongkar pagar laut

    IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
    IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

    Pantauan di lokasi, ratusan nelayan antusias melakukan persiapan untuk membongkar pagar laut. Bahkan, mereka ikut baris berbaris bersama para personel TNI, KKP, Polairud, Bakamla, dan lainnya.

    Mereka, bahkan membawa bendera Merah Putih sebagai salah satu simbol laut milik negara dan seluruh rakyat Indonesia. "Siap rasakan pagar laut!" teriak salah satu nelayan.

  2. 2. Berbagai armada diterjunkan untuk pembongkaran pagar laut tersebut

    IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
    IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

    Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono mengungkapkan, untuk KKP sendiri, menerjunkan sebanyak 400 personel, yakni terdiri dari 300 pegawai Ditjen PSDKP dan 100 taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP). Sedangkan, untuk sarana yang diterjunkan yakni 4 unit Kapal Pengawas, 2 RIB, 1 Sea Rider; 1 TugBoat, dan 204 kapal Nelayan.

    "Dengan jumlah besar saya yakin pekerjaan ini akan cepat selesai tidak ada lagi yang mengganggu laut, memagari laut, ini untuk seluruh pantai di wilayah RI, karena laut adalah milik kita bersama," jelasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More