Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ratusan Bus Mudik di Terminal Poris Plawad Jadi Target Ramp Check

Kota Tangerang
Ratusan Bus Mudik di Terminal Poris Plawad Jadi Target Ramp Check
IDN Times/Muhamad Iqbal
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Ratusan bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, menjadi target inspeksi alat keselamatannya atau ramp check.  Petugas gabungan Dinas Perhubungan dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pun memeriksa kondisi bus.

Kegiatan ramp check di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, ini berlangsung sejak 28 Maret hingga Selasa 4 April 2023. “Jadi ramp check ini dalam rangka memberikan rasa nyaman bagi para pemudik,” kata Kepala Dishub Kota Tangerang, Ahmad Suhaelly, dikonfirmasi, Rabu (5/3/2023).

  1. 1. Ada 3 unsur yang jadi sorotan dalam inspeksi ini

    IDN Times/Muhamad Iqbal
    IDN Times/Muhamad Iqbal

    Dalam inspeksi keselamatan kendaraan angkutan mudik lebaran tahun 2023 ini, petugas menyoroti tiga unsur penting keselamatan, pada kendaraan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Diantaranya terkait dokumen resmi kendaraan, hal teknis dan penunjang keselamatan kendaraan lainnya.

  2. 2. Ada sejumlah armada yang belum penuhi standar

    Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang (ANTARA FOTO/Fauzan)
    Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang (ANTARA FOTO/Fauzan)

    Pada inspeksi keselamatan kendaraan mudik lebaran di terminal Poris Plawad kali itu, petugas mendapati sejumlah bus belum memenuhi standar keselamatan kendaraan.

    “Cuman bukan suatu hal yang fatal ya. Paling ada hal-hal, seperti wiper tidak jalan, pemecah kaca tidak ada, kalo untuk yang fatal tuh belum kita temukan saat ini,” kata Kepala Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Alwien Athena.

  3. 3. Pengelola diminta memperbaiki armada yang tak lulus pengecekan

    IDN Times/Muhamad Iqbal
    IDN Times/Muhamad Iqbal

    Alwien mengatakan, petugas memantau dan meminta pengelola memperbaiki armada yang tidak lulus ramp check.

    "(Yang) tidak lulusnya juga bukan suatu hal yang fatal, jadi kita minta untuk mereka kepada para kru untuk mengganti atau untuk memperbaiki sementara,” kata Alwien.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More