Serang, IDN Times - Warga Kampung Kebalikan, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, terpaksa harus hidup berdampingan dengan sampah yang berada di aliran sungai. Ratusan meter aliran sungai Lontar dipenuhi sampah domestik yang tak diangkut hingga belasan tahun.
Padahal, warga telah mengadu kepada pemerintah desa, bupati, hingga Wakil Presiden Maruf Amin untuk mengangkut sampah. Namun, tak kunjung dibersihkan.
"Belum ditangani, segitu aja (menumpuk). Dulu ngusulin ke kepala desa. Itu Pak Ma'ruf Amin juga sering ke sini, sering main ke pantai sama bupatinya juga udah tahu, tapi gak di respons," kata Ketua RT 013 Kampung Kebalikan Jenab, Selasa (15/7/2024).
