Comscore Tracker

Leuit Baduy Cafe, Tempat Ngopi Kekinian yang Kenalkan Kebudayaan Lebak

Menu utamanya kopi khas Suku Baduy

Banten, IDN Times - Menjamurnya kafe di berbagai daerah memang membuat masyarakat memiliki banyak pilihan tempat ngopi. Namun, ada yang unik dari Leuit Baduy Cafe yang terletak di Jalan Ir. Soetami, Kampung Ciawi, Desa Suka Manah, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Di sini, kamu bisa menikmati secangkir kopi hasil pertanian suku Baduy, suku asli Kabupaten Lebak. Diresmikan oleh Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi pada April 2021, kafe ini tentunya juga cocok untuk tempat nongkrong.

Baca Juga: Kisah Masyarakat Pedalaman Lebak yang Gak Pernah Kelaparan

1. Kafe ini menyediakan biji kopi asli Kabupaten Lebak loh

Leuit Baduy Cafe, Tempat Ngopi Kekinian yang Kenalkan Kebudayaan LebakIDN Times/Dok. Instagram Leuit Baduy Cafe

Cafe milik Aris Riswanto ini menyajikan kopi yang asli berasal dari Kabupaten Lebak sebagai icon cafe. Wisatawan yang tengah berkunjung ke Lebak bisa mampir dan merasakan sendiri nikmatnya seduhan kopi yang berasa dari biji kopi yang ditanam masyarakat Suku Baduy. 

2. Kafe dihiasi ornamen-ornamen pertanian

Leuit Baduy Cafe, Tempat Ngopi Kekinian yang Kenalkan Kebudayaan LebakIDN Times/Dok. Instagram Leuit Baduy Cafe

Tak hanya bisa menikmati kopi asli khas Lebak, di sini pengunjung juga akan dimanjakan dengan ornamen-ornamen pertanian Lebak. Seperti, batang padi dan hasil pertanian lainnya. Tentunya, ornamen-ornamen unik ini juga bisa digunakan untuk berswafoto yang instagramable. 

3. Diharapkan bisa memberikan edukasi tentang pengemasan kopi khas Lebak

Leuit Baduy Cafe, Tempat Ngopi Kekinian yang Kenalkan Kebudayaan LebakIDN Times/Dok. Instagram Leuit Baduy Cafe

Pada saat peresmian, Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi meminta kepada sang pemilik untuk bisa menjadi pelopor agar kopi khas Lebak bisa dipasarkan secara lebih luas dan bisa diperkenalkan kepada para wisawatan asal luar daerah yang datang ke Kabupaten Lebak.

"Dengan kita mengenalkan produk lokal ke tingkat nasional, sudah barang tentu, nama Kabupaten Lebak juga turut dikenal dan dapat membawa dampak positif salah satunya menarik minat mereka untuk datang ke lebak dan mengenal daerah-daerah wisata yang ada di kita," ujar Ade saat peresmian.

Untuk harga, jangan khawatir karena di sini pengunjung bisa menikmati kopi khas Baduy dengan berbagai olahan dengan harga mulai dari Rp5.000 - Rp13.000 saja, lho!

Kafe ini buka setiap hari mulai jam 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Jika ingin berkunjung ke kafe ini, jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan, ya.. 

Baca Juga: 12 Motif Batik Lebak yang Punya Filosofi Mendalam

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya