Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong

Kab. Tangerang
Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong
Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong (Dok. JHL Group)
  • JHL Group menggelar JHL Festival 2026 di Episode Gading Serpong untuk HUT ke-81 RI, memadukan budaya, kreativitas, kompetisi, dan hiburan bagi masyarakat sejak 17 Agustus 2026.

  • Bertema “Surat untuk Masa Depan”, festival melibatkan 21 unit bisnis dan menampilkan Pagelaran Busana Wastra Nusantara dengan interpretasi kontemporer atas kain serta tekstil tradisional Indonesia.

  • Festival menghadirkan Pohon Harapan sebagai wadah aspirasi JHL Folks, kompetisi yel-yel antarunit, booth makanan dan produk kreatif, serta permainan hasil kolaborasi komunitas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, JHL Group menyajikan festival budaya yang bisa dinikmati warga yang berlokasi di Episode Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Event JHL Festival 2026 memadukan budaya, kreativitas, kompetisi, dan hiburan.

Mengusung tema Surat untuk Masa Depan, JHL Festival 2026 melibatkan 21 unit bisnis JHL Group dan tidak hanya diperuntukkan bagi karyawan atau JHL Folks yang dimulai sejak 17 Agustus 2026 tersebut.

"JHL Group mengajak para karyawan melihat budaya sebagai warisan masa lalu, sekaligus juga memikirkan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diteruskan dan diberi makna baru oleh generasi saat ini," kata COO JHL Group Megawati, Kamis (20/8/2026).

  1. 1. Angkat kebudayaan Nusanatra

    IMG-20260820-WA0003.jpg
    Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong (Dok. JHL Group)

    Surat untuk Masa Depan juga menjadi refleksi atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus gambaran mengenai harapan yang ingin diwujudkan pada masa mendatang. Pada tahun sebelumnya, JHL Group memperingati HUT Kemerdekaan melalui Pawai Nusantara. Setiap unit bisnis menampilkan pakaian adat dan mengangkat kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

    "Budaya tidak hanya ditampilkan sebagai sesuatu yang harus dilestarikan, tetapi juga diolah melalui kreativitas agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," ungkapnya.

    Salah satu bentuknya terlihat dalam Pagelaran Busana Wastra Nusantara. Dalam kegiatan tersebut, setiap unit bisnis mendapat kesempatan menerjemahkan kekayaan kain dan tekstil tradisional Indonesia melalui pendekatan yang lebih kontemporer.

    Wastra Nusantara tidak sekadar dikenakan sebagai simbol budaya, tetapi menjadi medium bagi para JHL Folks untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan tradisi Indonesia melalui perspektif generasi masa kini.

    "Konsep ini menjadi bagian penting dari pesan JHL Festival 2026, menjaga budaya bukan berarti membekukannya dalam bentuk lama, melainkan memastikan nilai dan identitasnya tetap hidup ketika zaman berubah," katanya.

  2. 2. Di festival terdapat Pohon Harapan

    IMG-20260820-WA0001.jpg
    Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong (Dok. JHL Group)

    Megawati menuturkan, adanya Pohon Harapan yang menjadi salah satu simbol utama dalam festival tersebut yang merepresentasikan doa, cita-cita, dan harapan bersama bagi perjalanan JHL Group ke depan.

    “Pohon Harapan menjadi simbol fondasi JHL Group yang kuat dan ambisi untuk terus tumbuh, baik bagi kemajuan perusahaan maupun kesejahteraan seluruh JHL Folks,” katanya.

    Mengusung metafora The Metaphor of Wings — Soaring Beyond the Expected, seremoni tersebut menggambarkan semangat untuk terus berkembang dan berani melampaui batas yang telah dicapai. Para JHL Folks turut menuangkan harapan dan aspirasi mereka melalui simbol daun harapan yang kemudian menjadi bagian dari Pohon Harapan.

    Jika akar menjadi simbol fondasi yang menopang pertumbuhan, ranting dan daun menggambarkan cita-cita yang terus bergerak menuju masa depan. Pesan tersebut kemudian dipertemukan dengan tema utama festival, “Surat untuk Masa Depan”.

    "Keduanya membawa gagasan bahwa masa depan tidak hanya ditunggu, tetapi perlu dipersiapkan dan dibangun sejak sekarang," jelasnya.

  3. 3. Diadakan beragam lomba

    Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong (Dok. JHL Group)
    Meriahkan HUT RI, Festival Budaya Tersaji di Episode Gading Serpong (Dok. JHL Group)

    Selain Pagelaran Busana Wastra Nusantara, terdapat kompetisi yel-yel antarunit bisnis yang menjadi ruang bagi masing-masing unit untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan.

    Sejumlah booth juga hadir di area festival dengan menawarkan makanan, merchandise, serta berbagai produk kreatif yang dibuat atau ditampilkan oleh JHL Folks. Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai permainan yang digelar melalui kolaborasi dengan komunitas bermain.

    "Kehadiran komunitas tersebut membuat JHL Festival tidak hanya menjadi kegiatan internal perusahaan, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi yang dapat dinikmati berbagai kalangan," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More