Comscore Tracker

Lewat Aplikasi Peramun Hill, BCA Gaet Millennials Tourism ke Belitung

Bukit Peramun desa binaan BCA yang kekinian dan canggih

Belitung, IDN Times - Adalah Bukit Peramun objek wisata alam yang sedang hits di Belitung karena memiliki spot-spot foto kekinian dan Instagram-able, hingga pemandangan unik yang menjadi daya tarik wisatawan berlibur ke tempat wisata.

Desa dari program Desa Binaan Bakti BCA di Pulau Belitung ini telah diresmikan pada November 2019 lalu. Namun, pada bulan yang menjadi hari jadi Bank BCA ini, destinasi wisata yang berlokasi di Jalan Peramun, Air Selumar, Sijuk, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung ini kembali menambah daya tarik dengan diluncurkannya aplikasi Peramun Hill Virtual Guide, di mana aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang fungsinya seperti pemandu wisata.

1. Aplikasi ini untuk tarik minat wisatawan millennial dan Gen Z

Lewat Aplikasi Peramun Hill, BCA Gaet Millennials Tourism ke BelitungWakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, dalam sambutannya mengungkapkan, generasi millennials kini mendominasi demografi Indonesia. Kaum millennials yang cenderung tak bisa lepas dari teknologi pada akhirnya mendorong industri wisata untuk beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan millennials itu sendiri.

"Oleh karenanya, untuk mewujudkan millennials tourism, BCA meluncurkan Aplikasi Peramun Hills sehingga para traveller semakin nyaman dalam berwisata," kata Armand, Jumat (28/2).

Baca Juga: Dorong Pariwisata, AirAsia Livery Bertajuk Let’s Go to Belitung

2. Aplikasi ini berfungsi seperti pemandu digital

Lewat Aplikasi Peramun Hill, BCA Gaet Millennials Tourism ke BelitungIDN Times/Muhamad Iqbal

Armand mengatakan, aplikasi Peramun Hill sudah tersedia di Play Store. Aplikasi tersebut menghadirkan berbagai fitur yang bertujuan memberikan gambaran keindahan alam yang ada di Bukit Peramun serta virtual guide ketika sedang menelusuri keindahan Bukit Peramun.

Selain Peramun Hill, dalam acara tersebut juga diluncurkan aplikasi lainnya seperti Virtual Zoo, KEPO (Kenali Pohon), Spot Foto Virtual, serta Online Maps Navigation yang pada seluruhnya diperuntukkan untuk menambah daya tarik tempat wisata binaan BCA ini.

"Aplikasi ini menjawab tren masyarakat zaman now, khususnya generasi millennials dan Gen Z dengan gaya hidup yang serba-digital. Melalui aplikasi Peramun Hill, pengunjung akan dimanjakan seperti  memiliki private guide ketika berkunjung Bukit Peramun hanya dalam genggaman gawai," kata Armand.

3. Desa Binaan BCA berdayakan masyarakat lokal untuk tingkatkan ekonominya

Lewat Aplikasi Peramun Hill, BCA Gaet Millennials Tourism ke BelitungIDN Times/Muhamad Iqbal

Diterangkan Armand, peluncuran aplikasi ini merupakan partisipasi nyata BCA dalam fungsi tanggung jawab sosial dengan mendorong masyarakat sekitar aktif dan turut serta untuk mengembangkan Bukit Peramun sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga itu sendiri serta meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia pada umumnya.

Armand menerangkan, objek wisata Bukit Peramun ini adalah Desa Binaan ke-12 yang sebelumnya sudah ada juga di Jawa Tengah, Jogjakarta, Sumatera Barat, dan Pulau Belitung.

“BCA mulai melakukan pendampingan Desa Binaan Bukit Peramun sejak 2018. Sebagai langkah awal, kami memfasilitasi beberapa pelatihan, selain itu, dalam rangka menunjang sarana dan prasarana, kami juga memberikan donasi untuk pengembangan musala, digital information system, tugu, dan yang terbaru pembangunan aula atau yang lebih familiar dengan balai untuk masyarakat Belitung," kata Armand.

"Keseluruhan bentuk dukungan tersebut, baik secara materil dan non-materil diberikan untuk mendukung knowledge dan skill pengurus desa binaan Bukit Peramun agar semakin bertambah, sehingga mendukung kepercayaan diri mereka ketika melayani para pengunjung,” tambahnya.

4. Wabup Belitung berharap Peramun Hill ikut menggenjot industri wisata Belitung yang lesu diterpa corona

Lewat Aplikasi Peramun Hill, BCA Gaet Millennials Tourism ke Belitungwakil Bupati Belitung Ishak Meirobie (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Sementara di tempat yang sama wakil Bupati Belitung Ishak Meirobie mengatakan, dirinya sangat yakin bahwa terobosan-terobosan seperti ini bisa membantu menaikkan jumlah kedatangan wisatawan ke Pulau Belitung saat dunia gempar dengan adanya virus corona.

Dirinya berharap berhenti sementaranya para turis asing yang banyak masuk dari rute penerbangan Malaysia-Belitung karena wabah corona bisa tergantikan dengan masuknya turis domestik.

"Jadi gak perlu ke luar negeri dulu saat ini, cukup ke Belitung aja, Belitung yang apa adanya seperti ini, kalau orang punya ekspektasi glamor seperti Bali tapi Belitung menawarkan ketenangan karena masih alami. Jadi orang mau hilang kejenuhan dan stres di kota, orang bisa datang ke Belitung," kata Ishak.

Baca Juga: Ciamik! Kolaborasi Alam dan Teknologi di Bukit Peramun Pulau Belitung

Topic:

  • Muhammad Iqbal
  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya