Comscore Tracker

Pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo Lebak Lebihi Kapasitas

IGD pun terpaksa dijadikan kamar perawatan pasien

Lebak, IDN Times - Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung Kabupaten Lebak terpaksa merawat pasien COVID-19 di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal ini menyusul jumlah pasien COVID-19 yang datang, melebihi kapasitas RSUD itu. 

 "Kami kini tengah mempersiapkan ruangan baru untuk menampung pasien COVID-19 sehubungan terjadi lonjakan itu, " kata Kepala Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Budi Kuswandi seperti dikutip dari situs Antaranews, Senin (28/6/2021). 

1. Sebanyak 77 bed khusus pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo penuh

Pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo Lebak Lebihi KapasitasIlustrasi ruang isolasi. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Selama ini, RSUD Adjidarmo Rangkasbitung menyiapkan 77 bed khusus untuk pasien COVID-19. Di tengah lonjakan kasus yang terjadi usai Lebaran, seluruh bed itu, penuh.

Pasien COVID-19 masih terus berdatangan ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung sehingga terpaksa dirawat di ruangan IGD, sambil menunggu pasien lain pulang.

Baca Juga: Bupati Lebak Iti Octavia Positif COVID-19

2. RSUD berusaha menambah kapasitas bed pasien COVID-19

Pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo Lebak Lebihi KapasitasIlustrasi seorang pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica)

Lebih lanjut Budi menjelaskan, pihaknya  tengah dipersiapkan ruangan Manggis dengan kapasitas tempat tidur 23 unit dan dilengkapi alat kesehatan (alkes). "Kami menyediakan tempat tidur untuk pasien COVID-19 total sebanyak 100 unit," katanya.
 
Menurut dia, semua pasien COVID-19 yang datang ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung diterima dan dilayani untuk mendapatkan perawatan, meski tempat tidur terbatas.
 
Perawatan pasien COVID-19 menjadikan prioritas agar tidak menyebarkan penularan kepada keluarga dan orang lain sekitarnya.

3. Masyarakat diminta bersabar karena saat ini lonjakan kasus COVID-19 tengah melanda

Pasien COVID-19 di RSUD Adjidarmo Lebak Lebihi KapasitasIlustrasi swab test. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Budi juga meminta keluarga pasien lebih sabar karena keterbatasan tempat tidur pasien COVID-19 ini. Saat ini, kata dia, lonjakan kasus tengah terjadi baik di Lebak maupun daerah lain.

"Semua pasien yang sudah masuk IGD ditangani dengan dilakukan pemeriksaan juga swab PCR dan untuk mengetahui hasil PCR hampir 8 jam," ujarnya.

Baca Juga: Puluhan Orang Terdekat Bupati Lebak Ikut Terpapar COVID-19 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya