Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

33 Ribu Masyarakat Kabupaten Tangerang Bakal Terima BLT 

Kab. Tangerang
33 Ribu Masyarakat Kabupaten Tangerang Bakal Terima BLT
Dok. Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Kabupaten Tangerang, IDN Times - Sebanyak 33.333 masyarakat di Kabupaten Tangerang bakal menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebagai bentuk kompensasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pemberian BLT tersebut bakal diperuntukkan bagi orang tidak mampu.

"Ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang," kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Selasa (20/9/2022).

  1. 1. Pemkab Tangerang gelontorkan dana Rp73 miliar cegah inflasi usai BBM naik

    Dok. Antara Foto/FB Nugroho
    Dok. Antara Foto/FB Nugroho

    Untuk memberikan BLT tersebut, pihaknya pun menggelontorkan Rp73 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2022. Hal tersebut untuk mencegah adanya inflasi usai kenaikan harga BBM di Indonesia.

    "Nantinya akan dialokasikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak kenaikan BBM melalui program bantuan sosial tunai," jelasnya.

  2. 2. Anggaran juga digunakan untuk meringankan BPHTB dan PBB masyarakat

    Dok. Antara Foto/Yusuf Nugroho
    Dok. Antara Foto/Yusuf Nugroho

    Tak hanya berbentuk BLT, anggaran tersebut juga bakal digunakan untuk sektor kelompok usaha mikro dengan dialokasikan melalui unit pengelolaan dana bergulir (UPDB). 

    "Dan pemberian keringanan atau relaksasi pada sektor bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan (PBB)," ungkapnya.

  3. 3. Dana tersebut bersumber dari dua anggaran

    Dok. Antara/Aloysius Jarot Nugroho
    Dok. Antara/Aloysius Jarot Nugroho

    Untuk diketahui, pembiayaan Rp73 miliar yang bakal digelontorkan Pemkab Tangerang untuk mencegah inflasi di Kabupaten Tangerang berasal dari dua anggaran, yakni pertama dana transfer umum dari dana alokasi khusus atau dana bagi hasil pemerintah pusat sebesar dua persen. 

    "Dan sumber pendapatan kedua, yaitu dari anggaran biaya tak terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun 2022," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More