Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cek Stok Darah PMI Kabupaten Tangerang Lebih Mudah lewat Aplikasi SiDoni

Kab. Tangerang
2 min read
Cek Stok Darah PMI Kabupaten Tangerang Lebih Mudah lewat Aplikasi SiDoni
Audiensi PMI Kabupaten Tangerang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • PMI Kabupaten Tangerang mengembangkan aplikasi SiDoni untuk memantau stok darah, jadwal donor, formulir, serta informasi kegiatan donor bagi masyarakat.

  • SiDoni dirancang mengintegrasikan pelayanan darah dari pendonor, pengelolaan stok, hingga pasien rumah sakit agar lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

  • PMI akan memperkenalkan SiDoni di IISE Desember 2026, sementara BRIN mengapresiasi potensinya untuk diterapkan PMI secara nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang terus berupaya mempermudah masyarakat untuk memantau stok darah yang ada. Hal tersebut melalui aplikasi SiDoni yang memuat data-data mengenai stok darah di PMI Kabupaten Tangerang.

Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Tangerang, Zainal Muttaqin saat audiensi dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mengungkapkan, selama ini, aplikasi tersebut berguna untuk penghubung donor di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Seperti jadwal donor, jumlah stok darah berbagai golongan darah, formulir donor, berita seputar kegiatan donor, dan sebagainya," kata Zainal, Kamis (1/10/2026).

  1. 1. PMI Kabupaten Tangerang ingin SiDoni lebih dikenal luas ke masyarakat

    Perwakilan PMI Kabupaten Tangerang mengikuti audiensi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
    Audiensi PMI Kabupaten Tangerang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Sementara, SiDoni tidak hanya menjadi sebuah aplikasi digital, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan darah yang lebih terintegrasi, transparan, mudah ditelusuri, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pihaknya pun bakal mengikutsertakan aplikasi tersebut dalam Innovation Summit and Expo (IISE) yang rencananya akan dilaksanakan pada Desember 2026 di ICE BSD.

    "Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan SiDoni secara lebih luas sekaligus membuka peluang pengembangan dan kolaborasi inovasi pelayanan darah di tingkat yang lebih besar," ungkapnya.

  2. 2. Kepala BRIN ingin SiDoni bisa diterapkan dalam skala nasional

    Audiensi perwakilan PMI Kabupaten Tangerang bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam sebuah pertemuan.
    Audiensi PMI Kabupaten Tangerang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRIN, Arif Satria memberi apresiasi terhadap inovasi SiDoni yang dinilai memiliki konsep terintegrasi dan dapat memberikan manfaat luas dalam ekosistem pelayanan darah. Bahkan bisa dikembangkan luas untuk PMI di wilayah lain.

    “Aplikasi SiDoni merupakan hasil inovasi anak bangsa yang sudah selayaknya bisa digunakan di tingkat nasional. Karena aplikasi ini secara holistik dapat ditelusuri dalam sistem, mulai dari pendonor sampai kepada penerima atau pasien di rumah sakit,” ujar Arif.

  3. 3. SiDoni bisa mempercepat pelayanan ke masyarakat saat darurat membutuhkan darah

    Perwakilan PMI Kabupaten Tangerang mengikuti audiensi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional di ruang pertemuan.
    Audiensi PMI Kabupaten Tangerang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Ia mengungkapkan, aplikasi tersebut bisa menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, terintegrasi, dan akuntabel. Lalu, juga bisa membuat ekosistem pelayanan darah dapat semakin terkoneksi, mulai dari proses pendonor, pengelolaan darah.

    "Hingga pemanfaatannya bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit," jelasnya.

    Diketahui, melalui SiDoni, PMI Kabupaten Tangerang ingin ekosistem pelayanan darah dapat semakin terkoneksi, mulai dari proses pendonor, pengelolaan darah, hingga pemanfaatannya bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit.

    Audiensi dengan BRIN sekaligus menjadi bagian dari langkah PMI Kabupaten Tangerang untuk membawa inovasi lokal menuju ruang yang lebih luas. SIDONI diharapkan tidak hanya menjadi inovasi milik PMI Kabupaten Tangerang, tetapi dapat menjadi inspirasi dan referensi pengembangan sistem pelayanan darah di tingkat nasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More